pelesir

Selusin unta digugurkan dalam kontes kecantikan karena disuntik botoks

Pemenang dalam lomba kecantikan unta di King Abdul Aziz Camel Festival berhak atas hadiah fuus sebesar US$ 31,8 juta.

24 Januari 2018 07:49

Panitia kontes kecantikan unta dalam King Abdul Aziz Camel Festival di Arab Saudi telah menggugurkan partisipasi selusin unta lantaran mereka disuntik botoks agar kelihatan lebih ayu.

"Mereka (pemilik) telah menyuntikkan botoks di bibir, hidung, bibir atas, dan bahkan rahang unta," kata Ali Mazrawi, peternak untak rutin mengikuti beragam kontes kecantikan unta di kawasan Arab Teluk. "Botoks itu membikin unta lebih membusung."

Mazrawi menyarankan agar panitia memberlakukan denda bagi pemilik unta berlaku curang. Dia mencontohkan dalam lomba unta di Abu Dhabi, pemilik ketahuan menggunakan obat agar stamina untanya lebih prima didenda 50 ribu dirham.  

King Abdul Aziz Camel Festival adalah kontes kecantikan unta tahunan dan lomba tahun ini, digelar sepanjang Januari, merupakan yang kedua. Lomta kecantikan unta ini dilangsungkan setelah Ad-Dhafra Festival di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

King Abdul Aziz Camel Festival dilaksanakan di Ad-Dhana, berjarak sekitar 120 kilometer dari Ibu Kota Riyadh. Kontes ini diikuti sekitar 30 ribu unta dan memperebutkan hadiah total US$ 57 juta. Pemenang dalam lomba kecantikan unta ini berhak atas hadiah fuus sebesar US$ 31,8 juta.

Beberapa hari sebelum lomba digelar, media di Arab Saudi melaporkan sal penangkapan seorang dokter hewan karena melakukan operasi plastik terhadap unta-unta bakal ikut kontes tersebut. Bukan sekadar disuntik botokss, unta-unta itu juga dibedah untuk mengecilkan ukuran telinga mereka.

Menurut pemilik unta bernama Ali Ubaid, peserta curang berlaku kreatif. Tiap hari dia menarik bibir unta supaya menjadi lebih panjang. Baru kemudian disuntik hormon agar kelihatan lebih berotot dan botoks supaya kepala unta menjadi lebih besar.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus