pelesir

Ritz Carlton di Riyadh akan dibuka buat umum setelah dijadikan penjara konglomerat

Bakal dibuka mulai 11 Februari.

05 Februari 2018 20:07

Bagi Anda ingin bepergian ke Ibu Kota Riyadh, mulai pertengahan bulan ini bisa menginap lagi di Hotel Ritz Carlton.

Pihak hotel kemarin bilang tempat penginapan bintang lima ini bakal dibuka lagi untuk masyarakat mulai 11 Februari, setelah dijadikan tempat penahanan ratusan pangeran, konglomerat, dan pejabat Arab Saudi, ditangkap atas tudingan korupsi.

Penangkapan besar-besaran ini berlangsung sejak awal November tahun lalu. Namun sejak pekan lalu, sebagian besar tahanan sudah dibebaskan, termasuk pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. Sedangkan 56 lainnya, menolak berkompromi, dipindahkan ke penjara tiddak disebut lokasinya.

Dalam situs resminya, Ritz Carlton Riyadh bulan lalu menyebutkan hotel tersebut akan kembali dibuka untuk umum mulai 14 Februari nanti.

Restoran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

Restoran dan bar di Dubai boleh sajikan makanan dan minuman beralkohol siang selama Ramadan

Kebijakan ini berlaku sejak 2016, namun ketika itu restoran dan bar baru boleh buka setelah matahari terbenam sekitar pukul tujuh malam.

Puteri Nura binti Faisal as-Saud, cicit dari pendiri kerajaan Arab Saudi Raja Abdul Aziz. (Arabian Business)

Puteri Nura, wajah baru industri fesyen di Arab Saudi

Pengaruh Jepang mulai terlihat di Riyadh, di mana gadis-gadis Saudi berabaya gaya kimono.

Bioskop empat dimensi. (Arabian Business)

Bioskop empat dimensi akan beroperasi di Arab Saudi tahun ini

Bakal dibuka di Riyadh dan dua kota lainnya.

Masjid Agung An-Nuri di Kota Tua, Mosul, Irak. (https://isis.liveuamap.com)

UEA akan danai pembangunan kembali masjid agung di Mosul

UNESCO memprediksi proyek itu akan rampung dalam lima tahun, dengan 12 bulan pertama berfokus pada pembersihan puing-puing di kompleks Masjid An-Nuri.





comments powered by Disqus