pelesir

Arab Fashion Week akan digelar di Arab Saudi buat pertama kali

Dewan Fesyen Arab Desember tahun lalu membuka kantor cabang di Riyadh dan menunjuk Puteri Nura binti Faisal as-Saud sebagai presiden kehormatan.

21 Februari 2018 18:44

Arab Saudi bakal menjadi tuan rumah Arab Fasiona Week untuk pertama kali. Pagelaran busana di negara Kabah ini bakal digelar bulan depan.

Melalui situs resminya, Dewan Fesyen Arab - berkantor pusat di Kota Dubai, Uni Emirat Arab - Senin lalu mengumumkan paggelaran busana itu akan berlangsung di Apex Centre, Ibu Kota Riyadh, selama 26-31 Maret.

Dewan Fesyen Arab Desember tahun lalu membuka kantor cabang di Riyadh dan menunjuk Puteri Nura binti Faisal as-Saud sebagai presiden kehormatan.

Dalam keterangan tertulisnya, Puteri Nura bilang sektor fesyen akan menjadi katalisator bagi perkembangan bidang perekonomian lainnya, seperti pariwisata, hotel, perjalanan, dan perdagangan.

Arab Fashion Week termasuk dalam pagelaran busana dunia bareng Paris dan Milan. Arab Fashion Week digelar dua kali setahun dan menawarkan para pelanggan untuk langsung membeli koleksi diperagakan model atau yang belum dirilis.

Awal bulan ini, anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi Syekh Abdullah al-Mutlak mengatakan kaum hawa di negara itu tidak wajib berabaya.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus