pelesir

Arab Saudi gelar festival jazz pertama

Badan Hiburan Arab Saudi beberapa hari lalu bilang mereka akan membuat sekitar 5.500 festival dan konser untuk tahun ini atau dua kalipat ketimbang tahun lalu.

26 Februari 2018 20:15

Arab Saudi menggelar festival jazz buat pertama kali. Acara musik besar-besaran ini diselenggarakan selama tiga hari, Jumat hingga Ahad pekan lalu.

Menurut panitia, lebih dari enam ribu pengunjung menghadiri festival jazz dilangsungkan di Ibu Kota Riyadh itu. Konser tersebut menampilkan sejumlah kelompok jazz tersohor, termasuk Incognito dari Inggris, penyanyi jazz asal Libanon Syadi Nasyif, dan grup lokal From Riyadh.

Tempat penonton lelaki dan perempuan dibuat terpisah, juga ada area khusus keluarga.

Raif Bukhari, manajer Mizan, grup jazz dari Provinsi Al-Khobar, Arab Saudi, mengaku sangat senang atas konser jazz pertama di negara Kabah itu. "Kami merasa gembira mendapat kesemoatan emas ini untuk tampil dengan grup-grup band internasional," kata Raif Bukhari, manajer Mizan, kepada Arab News.

Badan Hiburan Arab Saudi beberapa hari lalu bilang mereka akan membuat sekitar 5.500 festival dan konser untuk tahun ini atau dua kalipat ketimbang tahun lalu.

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.

Pelayan di restoran bertema zombie di Kota Jeddah, Arab Saudi. (YouTube)

Restoran bertema zombie dan setan beroperasi di Makkah

Di pintu masuk terdapat manekin pocong. Pelayannya memakai topeng wajah seram. Salah satu menunya adalah jus disajikan dalam bentuk darah infus.





comments powered by Disqus