pelesir

Arab Fashion Week Pertama di Arab Saudi digelar pekan depan

Anak Raja Salman bilang perempuan Saudi bebas berpakaian asal sopan. Tidak ada kewajiban berabaya.

24 Maret 2018 11:15

Arab Saudi akan menggelar Arab Fashion Week pertama kali pekan depan. Pagelaran busana ini bakal dilangsungkan selama 26-31 Maret di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh. 

Hotel ini sempat menjadi sorotan lantaran menahan ratusan pangeran, konglomerat, dan pejabat selama November 2017-Januari 2018. Mereka ditangkap atas tudingan terlibat korupsi. 

Arab Fashion Week ini akan menampilkan beragam koleksi prancang busana dunia. Di antaranya Roberto Cavalli, Jean Paul Gaultier, desainer asal Rusia Yulia Yanina, dan butik tersohor di Libanon Bassil Soda. 

Arab Fashion Week di Saudi bisa digelar setelah Arab Fashion Council membuka kantor cabang di Riyadh. Puteri Nurah binti Faisal, presiden kehormatan Arab Fashion Council, mengaku bangga negaranya dapat menjadi tuan rumah Arab Fashion Week.

Dia berterima kasih atas sokongan diberikan komunitas fesyen internasional terhadap Arab Saudi. "Ini menunjukkan posisi kuat Arab Saudi bukan hanya sebagai kekuatan ekonomi, tapi juga pusat budaya dan industri kreatif," kata Puteri Nurah.

CEO Roberto Cavalli Group Gian Giacomo Ferraris bilang Arab Saudi dan negara-negara Arab Teluk lainnya merupakan pasar utama mereka. "Di saat sama, kekayaan budaya Arab Saudi menginspirasi karya-karya kami," ujarnya.

Reformasi sosial dan budaya di negara Kabah itu memang tengah berlangsung sejak Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman meluncurkan Visi Arab Saudi 2030. Kaum hawa di negara ini mulai mendapat kebebasan, termasuk urusan berpakaian.

Dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi CBS News pekan lalu, anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz itu menekankan perempuan Saudi bebas berpakaian asal sopan. Dia menambahkan tidak ada kewajiban kaum hawa di negeri Dua Kota Suci ini untuk berabaya.  

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, anak pengungsi Suriah tinggal bersama orang tuanya di sebuah kamp di Distrik Zajla, Lembah Bekaa, Libanon. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hampir setengah dari situs bersejarah Yahudi di Suriah hancur karena perang

Situs Yahudi terancam hancur di Suriah adalah Sinagoge Bandara di Kota Aleppo dan Sinagoge Nabi Elijah di Ibu Kota Damaskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Perusahaan film asal Inggris akan buat film mengenai pembunuhan Jamal Khashoggi

Mayatnya dimutilasi namun sampai sekarang Saudi masih merahasiakan di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi dikubur.





comments powered by Disqus