pelesir

Perempuan Saudi boleh tonton konser tapi dilarang bergoyang

Tahun lalu, penyanyi tersohor dari Libanon Hiba Tawaji dan pianis kelas dunia Yani asal Yunani tampil di Arab Saudi.

02 April 2018 15:18

Reformasi sosial dan budaya dilakukan oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mulai menghapus dahaga warga negara Kabah itu akan hiburan. Kalau biasanya warga Saudi ingin menonton konser musik, pertunjukan, atau hiburan lainnya, mesti ke Dubai, Uni Emirat Arab, sejak akhir tahun lalu, semua itu bisa dinikmati di negeri sendiri.

Seperti Sabtu malam pekan lalu. Penyanyi pop kondang asal Mesir Tamir Husni tampil di Kota Jeddah. Saking hebohnya, enam ribu tiket tersedia ludes terjual dalam dua jam.

Lelaki dan perempuan Arab Saudi pun menikmati konser Tamir itu, namun penonton berlainan jenis itu mesti duduk terpisah. Ada satu batasan lagi: kaum hawa boleh menikmati suara merdu Tamir dan lagu-lagunya nan asyik buat berjoget, tapi mereka diharamkan bergoyang.

Sampai-sampai seorang pengguna Twitter melempar lelucon. "Bapak dan Ibu silakan kencangkan ikat pinggang Anda. Koridor dan kursi dilengkap detektor goyang. Siapa saya berusaha berjoget akan diuzir."

Tahun lalu, penyanyi tersohor dari Libanon Hiba Tawaji dan pianis kelas dunia Yani asal Yunani tampil di Arab Saudi.

Secara keseluruhan, tahun lalu terdapat sekitar 2.700 pertunjukan dan hiburan. Tahun ini jumlahnya bakal menjadi 5.500 event.

Pelancong asing di Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA gratiskan visa bagi pelancong saban musim panas

Bulan lalu, UEA memberlakukan gratis visa selama 48 jam pertama untuk penumpang transit.

Penyanyi majid al-Muhandis. (festivalmawazine.ma)

Perempuan Arab Saudi ditangkap setelah peluk penyanyi lelaki

Majid, kelahiran Baghdad 47 tahun lalu, mendapat kewarganegaraan Arab Saudi dari Raja Abdullah bin Abdul Aziz pada 2010.

Patung-patung dipamerkan dalam Museum Nasional di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Al-Arabiya/Supplied)

Eks menteri pariwisata Sudan tolak kunjungi museum karena pamerkan berhala

Sebagian kalangan Islam garis keras di Sudan memang menyuarakan agar patung, stupa, monumen, dan piramida di negara itu dihancurkan.

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Berseteru soal Piala Dunia 2026, Raja Salman batalkan liburan tahunan ke Maroko

Di Tangier, Raja Salman memiliki istana supermewah di atas lahan seluas lebih dari 30 hektare.





comments powered by Disqus