pelesir

Israel cabut larangan berkunjung bagi warga Indonesia

Pembatalan ini bersifat sementara, berlaku selama 7-27 Juni 2018.

07 Juni 2018 21:53

Pemerintah Israel telah membatalkan larangan  berkunjung bagi warga Indonesia. Mulai hari ini, 7 Juni, hingga 27 Juni pelancong asal negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar sejagat itu boleh melawat ke Tepi Barat, Yerusalem, dan Israel.

Kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon menjelaskan pembatalan larangan itu bersifat sementar demi kepentingan Ramadan dan Idul Fitri. "Kalau Indonesia juga membatalkan larang berkunjung bagi warga Israel, larangan serupa tidak akan kami berlakukan lagi setelah 30 Juni.

Israel mulai memberlakukan larangan pelesir terhadap turis asal Indonesia pada 29 Mei. Dalam surat ditandatangani Kepala Kontrol Perbatasan Otoritas Kependudukan dan Imigrasi Israel diterima Albalad.co, disebutkan larangan itu diberlakukan sebagai balasan atas kebijakan serupa diterapkan oleh pemerintah Indonesia.

Nahshon bilang keputusan itu dicapai dalam pertemuan antar menteri dalam kabinet Israel digelar hari ini. "Kebijakan ini bakal dikaji kembali dalam pertemuan antar menteri dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.  

Indonesia memberlakukan larangan berkunjung bagi wisatawan Israel tidak lama setelah Amerika Serikat memindahkan Kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem, pada 14 Mei lalu. Insiden ini diwarnai penembakan terhadap demonstran Palestina di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel, menewaskan 63 orang dan melukai lebih dari 2.400 lainnya. 

Delegasi muslim asal Indonesia, termasuk dua pejabat MUI - Profesor Istibsyaroh dan Kiai Mayshudi Suhud - saat diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah membahas rencana pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di gedung Putih pada Senin, 5 Maret 2018, waktu Washington DC. (Twitter/@netanyahu)

Kemlu Israel tidak bantah soal adanya pertemuan Netanyahu dan Jusuf Kalla

Pertemuan berlangsung Sabtu pekan lalu di New York.

Lisa, rapper perempuan pertama Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Penyanyi rap perempuan pertama di Arab Saudi

Namanya Lisa. Dia tinggal di Kota Madinah.

Ratu kecantikan Maroko Nuhaila al-Maliki. (Supplied)

Ratu kecantikan Maroko diadili atas kematian dua anak gelandangan

Pengadilan menolak permohonan agar perempuan dijuluki Barbie Maroko itu dibebaskan dari tahanan.





comments powered by Disqus