pelesir

Perempuan Arab Saudi ditangkap setelah peluk penyanyi lelaki

Majid, kelahiran Baghdad 47 tahun lalu, mendapat kewarganegaraan Arab Saudi dari Raja Abdullah bin Abdul Aziz pada 2010.

14 Juli 2018 15:27

Konser penyanyi tersohor Arab Saudi berdarah Irak Majid al-Muhandis di Kota Taif diwarnai kehebohan. Seorang perempuan berabaya, berjilbab, dan bercadar serba hitam tiba-tiba saja naik ke atas panggung.

Wanita tidak disebutkan identitasnya itu langsung memeluk erat Majid tengah bernyanyi. Petugas keamanan bertindak sigap memaksa perempuan itu melepas pelukannya dari sang idola.

Penampilan penyanyi dijuluki Pangeran Arab Bernyanyi dan Suara Berlian itu terus berlanjut setelah insiden tersebut.

Seorang jaksa bilang kepada surat kabar Okaz dan kantor berita Efe, akan mengenakan dakwaan membuat gangguan atas perempuan itu.

Reformasi dilakukan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman melalui Visi 2030 telah melonggarkan sejumlah batasan bagi kaum hawa di negara Kabah itu. Sejak tahun lalu, perempuan Saudi boleh menonton konser dan masuk ke stadion. Mulai bulan lalu, mereka diizinkan menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor.   

Meski perempuan sudah boleh menonton konser musik, namun tempat perempuan dan lelaki bukan muhrim terpisah.

Majid, kelahiran Baghdad 47 tahun lalu, mendapat kewarganegaraan Arab Saudi dari Raja Abdullah bin Abdul Aziz pada 2010.  

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.

Pelayan di restoran bertema zombie di Kota Jeddah, Arab Saudi. (YouTube)

Restoran bertema zombie dan setan beroperasi di Makkah

Di pintu masuk terdapat manekin pocong. Pelayannya memakai topeng wajah seram. Salah satu menunya adalah jus disajikan dalam bentuk darah infus.





comments powered by Disqus