pelesir

Penyanyi rap perempuan pertama di Arab Saudi

Namanya Lisa. Dia tinggal di Kota Madinah.

27 September 2018 09:06

Sejak Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman meluncurkan revolusi sosial budaya, kaum hawa di negara Kabah itu mulai berani berkiprah di hal-hal tadinya dianggap tabu.

Perempuan Saudi kini boleh menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor. Mereka juga diizinkan menonton pertandingan sepak bola atau olahraga lainnya di stadion. 

Mereka juga dapat menjadi pilot dan Arab Saudi juga sudah mempunyai penyanyi rap perempuan pertama. 

Namanya Lisa. Dia tinggal di Kota Madinah. Dia merilis video rapnya ke Youtube saat ulang tahun ke-88 berdirinya kerajaan Arab Saudi pada Ahad pekan lalu. 

Lirik-lirik lagu Lisa juga memotret perkembangan terkini di Arab Saudi, termasuk pencabutan larangan perempuan menyetir, Kota Neom, dan bioskop kembali beroperasi.

"Kami sekarang merayakan ulang tahun negara kami melalui karya anak-anak berbakat," kata Lisa. "Saya mulai membuat video rap pertama saya tentang perempuan mengemudi."

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus