pelesir

Cincin milik penyalib Yesus ditemukan di Bethlehem

Pilate memerintah Yerusalem selama 26-36 Masehi.

05 Desember 2018 08:30

Tim ekskavasi Israel telah menemukan cincin milik Pontius Pilate, Gubernur Provinsi Yerusalem semasa Kekaisaran Romawi. Dia adalah orang memerintahkan penyaliban Yesus. 

Cincin perunggu itu bertulisan nama Pilatius dalam bahasa Yunani mengelilingi gambar sebuah bejana anggur. 

Cincin Pilate ini ditemukan di kawasan istana Herodion, Bethlehem, dalam penggalian bersejarah dilakukan oleh tim diketuai oleh Profesor Gideon Forster dari Universitas Hebrew, Yerusalem. Ekskavasi itu dilakukan selama 1968-1969, sebagai persiapan agar tempat itu bisa dikunjungi pelancong.

Cincin itu kini diserahkan kepada tim ekskavasi diketuai oleh Dr. Roee Porath, juga dari Universitas Hebrew, tengah bekerja di lokasi serupa. 

Pilate memerintah Yerusalem selama 26-36 Masehi.

Ratu kecantikan asal Iran Bahareh Zare Bahari. (Facebook)

Ratu kecantikan Iran minta suaka di Filipina

"Kalau mereka (Filipina) mendeportasi saya, mereka (Iran) akan memenjarakan saya setidaknya 25 tahun jika mereka tidak membunuh saya," kata Bahareh.

Tiga aktor tersohor dunia - Shah Rukh Khan, Jean Claude Van damme, dan jacky Chan - berpose bareng saat menghadiri forum industri hiburan, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 13 Oktober 2019. (Media sosial)

Shah Rukh Khan dan Jacky Chan hadiri forum industri hiburan di Riyadh

Negara Kabah itu sejak Maret tahun lalu mengizinkan bioskop berdiri lagi.

Konser grup band asal Korea Selatan, BTS, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Oktober 2019. (Twitter)

BTS goyang Riyadh

BTS menjadi artis internasional pertama melakoni konser solo di negara Kabah itu.

Jumlah visa turis telah dikeluarkan Arab Saudi selama 28 September-7 Oktober 2019. (Saudi Gazette)

Pelancong Cina paling getol ingin pelesiran ke Arab Saudi

Pasangan turis asing belum menikah juga boleh tinggal sekamar.  





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Ratu kecantikan Iran minta suaka di Filipina

"Kalau mereka (Filipina) mendeportasi saya, mereka (Iran) akan memenjarakan saya setidaknya 25 tahun jika mereka tidak membunuh saya," kata Bahareh.

21 Oktober 2019
BTS goyang Riyadh
12 Oktober 2019

TERSOHOR