pelesir

Penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal di Vatikan

Al-Jasmi menyanyikan lagu berjudul "We are the World" dalam konser di balai pertemuan Paulus VI.

17 Desember 2018 16:18

Husain al-Jasmi menjadi penyanyi Arab pertama tampil Sabtu pekan lalu dalam konser Natal tahunan, The Concerto di Natale, di Vatikan.   

Al-Jasmi menyanyikan lagu berjudul "We are the World" dalam konser di balai pertemuan Paulus VI. Dia termasuk dalam 15 artis diundang meramaikan konser menjelang Natal. Juga ada penyanyi jazz legendaris Dee Dee Bridgewater asal Amerika Serikat, Alvaro Soler (Spanyol), dan Giovanni Caccamo (Italia).

Penyanyi asal Uni Emirat Arab ini mengunggah beragam foto seputar Kota Vatikan dan pertemuannya dengan pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus di akun Instagram.

"Ini permulaan bagus bagi saya sebagai penyanyi untuk memulai Tahun Baru dengan berpartisipasi dalam acara global buat menyebarluaskan toleransi," katanya kepada Al-Arabiya.

Museum Seni Haifa di Kota Haifa, Israel. (Wikipedia)

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

Perempuan Arab Saudi di stadion saat perayaan hari berdirinya negara itu pada September 2017. (Arab News)

Perempuan Arab Saudi protes aturan bercadar

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Maret lalu bilang perempuan di negara Kabah itu tidak harus berabaya atau bercadar.

Ilustrasi pengantin Arab. (americanbedu.com)

Biaya nikah kian mahal di Mesir

Tahun ini, Nadia menghabiskan sekitar 80 ribu pound (US$ 4.500) hanya untuk kebutuhan dapurnya dan keperluan buat pengantin perempuan.

Cincin milik Pontius Pilate, gubernur Romawi memerintahkan penyaliban Yesus, ditemukan di Bethlehem, Tepi Barat, pada 1968. (C. Am)

Cincin milik penyalib Yesus ditemukan di Bethlehem

Pilate memerintah Yerusalem selama 26-36 Masehi.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

13 Januari 2019

TERSOHOR