pelesir

Sekolah musik pertama di Arab Saudi diresmikan

Universitas Taif bulan ini membuka kelas musik sebagai kegiatan di luar kuliah.

24 Januari 2019 14:20

Para penggemar musik di Arab Saudi antusias menyambut pembukaan sekolah musik pertama di negara Kabah itu. Institut musik perdana ini diresmikan Selasa lalu di Ibu Kota Riyadh.

Sekolah musik itu khusus untuk orang-orang berminat untuk belajar bermain biola. Selain itu, juga disediakan sebuah studio rekaman bagi artis dan murid-muridnya.

Peresmian sekolah musik di Riyadh ini disaksikan oleh penggesek biola tersohor asal Mesir, Mahmud Surur, juga menjadi kepala instruktur musik di sekolah itu.

Surur berharap pengalamannya akan mampu membantu melatih 50 pemain biola Arab saudi agar dapat membentuk sebuah orkestra. Sejauh ini sudah ada seribu pelamar ingin belajar di sekolah musik itu, namun hanya 250 orang bakal diterima.

Peluncuran sekolah musik ini berlangsung segera setelah Universitas Taif bulan ini membuka kelas musik sebagai kegiatan di luar kuliah. Ekstrakurikuler itu dtawarkan di Akademi Puisi Arab.

Dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi MBC, juru bicara Universitas Taif, Saleh ath-Thubaiti, berharap pelajaran musik membuat mahasiswa belajar lebih dalam mengenai musik dan instrumennya. "Sehingga nantinya mereka bisa menggelar konser rutin dan kegiatan artistik lainnya," katanya.

Sebagian ulama di Arab Saudi masih mengharamkan musik.

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.

Pelayan di restoran bertema zombie di Kota Jeddah, Arab Saudi. (YouTube)

Restoran bertema zombie dan setan beroperasi di Makkah

Di pintu masuk terdapat manekin pocong. Pelayannya memakai topeng wajah seram. Salah satu menunya adalah jus disajikan dalam bentuk darah infus.





comments powered by Disqus