pelesir

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

01 Februari 2019 18:16

Ratusan penonton, warga Arab Saudi dan orang asing, semalam berbaur di resor the Bay La Sun di King Abdullah Economic City, sekitar 200 kilometer dari Kota Jeddah, menyaksikan konser penyanyi kondang dunia Mariah Carey.

Perempuan 49 tahun ini menjadi penyanyi internasional perempuan perdana tampil di negara Kabah itu. "Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga menyapu lantai.

Penyanyi dengan kekuatan vokal sampai lima oktaf itu menghibur penonton dengan 13 lagu pernah tersohor. Dia membuka konsernya lewat lagu Love Takes Time disusul Make It Happen.

Faisal Mulla, 21 tahun, mengaku baru pertama kali menonton konser musik di Arab Saudi. "Saya hanya ingin menikmati seenak mungkin," katanya dengan nada gembira kepada Arab News.

Ketika Mariah menyanyikan hit klasiknya, Fantasy, ratusan penonton langsung bertepuk riuh dan ikut berdendang. Mereka ikut bergoyang mengikuti alunan musik sambil mengangkat telepon pintar mereka.

Hamzah Gamaraldin, 22 tahun, berharap Saudi bisa mendatangkan lebih banyak lagi artis papan atas dunia. "kami semua penggemar berat musik pop dan kami penggemar lagulagu Mariah," ujarnya.

Sejak Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman meluncurkan Visi 2030 pada April 2016, Arab Saudi berambisi menjadi salah satu pusat hiburan dunia.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Lukisan wajah Yesus dibeli anak Raja Salman hilang

Bin Salman menukar Salvator Mundi dengan kapal pesiar Serene milik Bin Zayid.

Patung Buddha koleksi Museum Louvre Abu Dhabi dipajang di Jalan Syekh Zayid, Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (the National)

Abu Dhabi pajang patung Buddha raksasa di tepi jalan

Pemajangan patung Buddha raksasa ini bagian dari 2019 Tahun Toleransi telah ditetapkan oleh pemerintah UEA.

Proyek Taman Raja Salman akan dibangun di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (CIC Saudi Arabia/Twitter)

Arab Saudi berencana bangun arena hiburan terbesar di dunia

Proyek diberi nama Taman Raja Salman ini dibangun di atas lahan seluas 13,4 kilometer persegi dengan anggaran Rp 325 triliun.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.





comments powered by Disqus