pelesir

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

09 Februari 2019 17:15

Sistem pengawasan di Arab Saudi oleh lelaki terhadap perempuan menjadi muhrim mereka memang kontroversial. Tradisi ini membuat kaum hawa di negara Kabah itu tidak dapat pergi bekerja, sekolah, atau keluar negeri tanpa izin dari muhrimnya.

Muhrim bagi perempuan Saudi ini bisa ayah, saudara kandung lelaki, atau paman bila belum menikah. Kalau sudah berumah tangga muhrimnya adalah suami. 

Tradisi ini pun diadopsi oleh negara. Sudah bertahun-tahun pria Saudi dapat mengawasi pergerakan muhrimnya melalui aplikasi bernama Absyir, dibuat dan diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri. 

Ada dua kategori dalam aplikasi Absyir. Pertama adalah Total Dependents Inside, yakni perempuan Saudi tinggal di dalam negeri. Kemudian Total Dependents Outside, yaitu perempuan Saudi menetap di luar negeri karena sekokah atau bekerja.

Lelaki Saudi saat ini menggunakan Absyir untuk melacak dan mengontrol muhrimnya. Aplikasi itu menggantikan kartu kuning dengan tanda tangan mereka buat mengizinkan muhrimnya ke luar negeri. 

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang. Absyir juga mengirim pesan singkat kepada lelaki Saudi, memberitahu di mana dan kapan muhrimnya menggunakan paspor di imigrasi atau saat check-in di bandar udara. 

Absyir kini disorot lantaran makin banyak peremouan Saudi kabur dan mencari suaka ke negara-negara Barat. Beragam laporan menyebut sekitar seribu perempuan Saudi lari ke negeri orang saban tahun, tapi banyak berhasil dipulangkan secara paksa.

 

 

 

 

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emir Qatar habiskan lima hari berlibur di Indonesia

Beberapa bulan sebelumnya, istri emir Qatar juga pelesiran ke Bali.

Lukisan Salvator Mundi karya Leonardo Da Vinci. (Christie's Images Ltd)

Anak Raja Salman simpan lukisan wajah Yesus di kapal pesiarnya

Spekulasi beredar menyebut Salvator Mundi hilang lantaran rencana memamerkan lukisan itu di Museum Louvre Abu Dhabi tahun lalu batal tanpa alasan jelas.

Kapal pesiar Al-Lusail milik Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Youtube)

Berlibur di Indonesia, emir Qatar berlayar dengan kapal pesiar

Beberapa bulan sebelumnya, istri Syekh Tamim berlibur di Bali.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar berlibur di Maumere

Ini merupakan lawatan kedua Syekh Tamim ke Indonesia setelah pada Oktober 2017 melakoni kunjungan kenegaraan.





comments powered by Disqus