pelesir

Lukisan wajah Yesus dibeli anak Raja Salman hilang

Bin Salman menukar Salvator Mundi dengan kapal pesiar Serene milik Bin Zayid.

06 April 2019 12:45

Lukisan wajah Yesus diberi nama Salvator Mundi (Juru Selamat Dunia) kini tiddak diketahui keberadaannya. Karya seni bikinan pelukis legendaris Leonardo da Vinci itu dibeli Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman seharga US$ 450,3 juta dalam lelang pada November 2017 di balai lelang Christie's, New York, Amerika Serikat.

Sebulan setelah lelang, Departemen Kebudayaan Abu Dhabi mengumumkan Salvator Mundi bakal menjadi koleksi Museum Louvre Abu Dhabi dan akan dipamerkan mulai September tahun lalu, namun tidak pernah menjadi kenyataan. Para staf di Louvre Abu Dhabi mengaku tidak mengetahui keberadaan Salvator Mundi.

Seorang pejabat Prancis mengungkapkan Museum Louvre di Ibu Kota Paris juga tidak mampu mendeteksi lokasi Salvator Mundi, diperkirakan dibuat oleh Da Vinci pada 1500.

"Ini benar-benar tragis," Dianne Modestini, profesor di Institute of Fine Arts, Universitas New York.

Martin kemp, ahli sejarah dari Universitas Oxford dan meneliti Salvator Mundi, menilai lukisan ini merupakan versi religius dari Mona Lisa. "Saya juga tidak tahu di mana Salvator Mundi berada," ujarnya.

Dalam lelang dua tahun lalu, Bin Salman mengutus sahabat sekaligus orang kepercayaannya, Pangeran Badr bin Abdullah bin Muhammad bin Farhan as-Saud. Rupanya anak Raja Salman bin Abdul Aziz itu bersaing dengan calon pembeli rahasia asal Uni Emirat Arab, ternyata Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid dalam lelang karena tidak mau kalah dengan seorang pangeran dari Qatar.

Sila baca: Pangeran Kabah kesengsem wajah Yesus

Setelah berhasil mendapatkan Salvator Mundi, Bin Salman sadar lukisan wajah Yesus tidak pantas dia koleksi. "Karena itu dia kemudian menukar dengan kapal pesar Serene kepunyaan Bin Zayid," tutur sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Karya seni terjual dengan harga termahal sejagat itu sekarang lenyap misterius.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.

Saud al-Qahtani (Twitter)

Misteri Qahtani selepas Khashoggi

Bin Salman dikabarkan meracuni salah satu orang kepercayaannya, Saud al-Qahtani, hingga tewas.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Arab Saudi segera terbitkan visa pelancong bulan ini

Visa turis itu seharga 440 riyal, dapat diperoleh secara onile atau setiba di Arab Saudi.





comments powered by Disqus