pelesir

Qatar: Tidak ada visa buat warga Mesir

Mesir bareng Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain sejak 5 Juni 2017 memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

06 Mei 2019 12:05

Meski mengimbau penduduk Qatar untuk mengundang keluarga atau teman untuk berpergian ke negara itu, namun Sekretaris Jenderal Dewan Pariwisata Nasional Qatar menegaskan negaranya tidak akan lagi memberikan visa bagi warga Mesir.

"Visa tidak akan diberikan kepada musuh-musuh kami, tapi visa terbuka bagi sahabat-sahabat kami," kata Al-Bakir merujuk pada warga Mesir ingin datang ke Qatar. "Apakah visa juga terbuka bagi kita (warga Qatar) buat pergi ke sana (Mesir)? Tidak, jadi kenapa kita harus memberikan visa bagi mereka? Semuanya bersifat resiprokal."

Pada 2017, Mesir mengumumkan penghentian pemberian visa saat kedatangan bagi warga Qatar, bukan melarang secara total. Kebijakan ini dikecualikan untuk warga Qatar beribu orang Mesir, yang menikahi warga mesir, dan warga Qatar sedang belajar di Mesir.

Qatar tidak menyatakan bakal mendeportasi warga Mesir bermukim di negara Arab supertajir itu.

Sebuah laporan dilansir perusahaan konsultan swasta dua tahun lalu menyebutkan warga Mesir menetap di Qatar berjumlah 200 ribu orang, merupakan minoritas Arab terbesar di sana.

Populasi Qatar sebanyak 2,7 juta orang, termasuk 300 ribu warga Qatar.

Mesir bareng Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain sejak 5 Juni 2017 memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan negara mungil itu menyokong terorisme. Keempat negara Arab itu juga memberlakukan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing bakal dibuka di Makkah dan Madinah

The Barking Lot sudah beroperasi di Al-Khobar dan Riyadh.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing dibuka di Riyadh

The Barking Lot di Riyadh beroperasi sejak Mei lalu.

Habibah Thariq, mahasiswi Universitas Tanta di Mesir, dilecehkan karena pergj ke kampusnya mengenakan gaun. (Twitter)

Kebebasan berpakaian bagi kaum hawa Mesir masih jadi perdebatan

Habibah dilecehkan karena mengenakan gaun di kampusnya, sedangkan Dina dilarang berenang lantaran memakai Burkini.





comments powered by Disqus