pelesir

Pangeran perancang busana dari Asy-Syariqah wafat

Kematian Syekh Khalid bukan saja duka bagi dunia fesyen internasional namun membuat Asy-Syariqah kehilangan pula calon raja mereka.

04 Juli 2019 23:06

Dia meninggal kemarin di rumahnya di permukiman elite Knightsbridge, Ibu Kota London, Inggris, di usia muda: 39 tahun. Pekan lalu, busana rancangannya ikut dipertunjukkan dalam London Fashion Week.

Desainer fesyen Syekh Khalid al-Qasimi telah wafat. Dia adalah putera mahkota sekaligus putra kedua dari Syekh Sultan bin Muhammad al-Qasimi, penguasa Asy-Syariqah, satu dari tujuh kerajaan bergabung menjadi negara Uni Emirat Arab (UEA). Syekh Khalid memiliki tiga kakak kandung dan satu kakak tiri.  

Pemerintah UEA mengumumkan berkabung nasional selama tiga hari dan bendera dikibarkan setengah tiang. Penyebab kematiannya belum diumumkan secara resmi.

Sebelum dijemput maut, Syekh Khalid sudah memamerkan koleksi  busana untuk musim semi dan panas 2020 bermerek Qasimi, nama klan keluarganya. Dia adalah sarjana jurusan arsitektur dan rancangan busana dari Central Saint Martins di London, Inggris.

Dia pertama kali memamerkan rancangannya pada 2008, bekerjasama dengan perancang Elliott James Frieze.

Kematian Syekh Khalid terjadi dua dasawarsa setelah abangnya, Syekh Muhammad bin Sultan al-Qasimi, meninggal akibat kelebihan dosis narkotik pada umur 24 tahun di kediaman keluarganya di East Grinstead.  
"Khalid Qasimi adalah perancang muda berbakat dengan karya-karyanya modern, elegan, dan bergaya masa depan," kata CEO Dewan Fesyen Inggris Caroline Rush kepada WWD.

Minggu lalu, Syekh Khalid berseteru soal kaus oblong karyanya buat musim gugur dan dingin 2017 dijiplak oleh merek Vetements dalam peragaan busana di Paris. Kaubs oblong bertulisan "Jangan tembak" dalam bahasa Arab, Prancis, dan Inggris adaah semireplika dari yang dipakai para wartawan di Libanon saat meliput invasi Israel ke negara itu pada 1982.

Syekh Khalid bilang kepada Vogue Arabia, apa yang dilakukan oleh Vetements semata-mata untuk jualan. "Saya menggunakan frase itu untuk menggambarkan apa yang sedang terjadi di Timur Tengah. Saya kira mereka (Vetements) tidak memahami makna dari kata-kata ini bagi kami orang Arab."

Kematian Syekh Khalid bukan saja duka bagi dunia fesyen internasional namun membuat Asy-Syariqah kehilangan pula calon raja mereka. 

Arab Saudi menggelar pesta kembang api sambut malam Tahun Baru 2020. (MBC)

Arab Saudi gelar pesta kembang api perdana sambut tahun baru

Perayaan malam tahun baru ini merupakan bagian dari festival musik dan hiburan Riyadh Season. 

Seorang perempuan Arab Saudi memperlihatkan kedua payudaranya saat menonton konser musik di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Twitter)

Sejumlah perempuan Saudi pamer aurat saat menonton konser musik

Mereka kini boleh berbaur dengan lelaki di dalam restoran dan kafe, menonton konser musik, dan menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.

Sebanyak 130 ribu orang menyaksikan festival musik MDL Beast di hari pertama, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 19 Desember 2019. (Al-Arabiya)

Arab Saudi gelar konser musik pop terbesar

Selama ini ulama-ulama Saudi berpaham Wahabi mengharamkan musik.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan pamerkan Injil Raja James edisi perdana

Injil Raja James ini akan dipamerkan bareng Al-Quran cetakan awal. 





comments powered by Disqus