pelesir

Arab Saudi peringatkan warganya soal banyak pencuri di Turki

Para pelancong menjadi target pencopet di tiga kawasan di Istanbul, yakni Taksim, Ortakoy, dan Besiktas.

07 Juli 2019 23:01

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Ankara, Turki, Selasa lalu memperingatkan warganya mengenai banyak pencuri di negara itu.

Kedutaan Saudi meminta warganya tengah melancong ke Turki agar berhati-hati dengan paspor dan barang-barangnya ketika berada di tempat-tempat umum. 

Peringatan ini dikeluarkan setelah beberapa lelaki dan perempuan Saudi kecopetan saat pelesiran di sejumlah wilayah Turki. Banyak dari mereka kehilangan paspor dan fulus.

Warga Saudi diimbau tidak sungkan menghubungi kedutaan di Ankara atau konsulat di Istanbul kalau menghadapi kejadian darurat. 

Empat bulan terakhir, 165 warga Saudi kehilangan paspor saat berada di tiga kawasan wisata di Turki, seperti dilansir surat kabar Asharq al-Awsat.

Sejumlah sumber mengungkapkan para pelancong menjadi target pencopet di tiga kawasan di Istanbul, yakni Taksim, Ortakoy, dan Besiktas. Mereka kecopetan ketika berbelanja atau makan di restoran. 

Tingginya angka pencurian membikin jumlah wisatawan Saudi ke Turki tahun ini melorot ketimbang tahun lalu. 

Federasi Pemilik Hotel di Turki mengumumkan semester pertama tahun ini pelancong Saudi berjumlah  122.115 orang. Sedangkan di periode serupa tahun lalu, turis Saudi ke Turki sebanyak 182.689 orang. 

 

 

 

Batu Belah tempat keluar air minum bagi Bani Israil berlokasi di Gunung Sinai, Madyan, Arab Saudi. (Living Passages)

Rombongan peziarah Kristen pertama kunjungi Arab Saudi

Gunung Sinai asli berada di Arab Saudi bukan di Mesir.

Gadis Arab Saudi berabaya dan bercadar serba hitam bergoyang pantat saat menonton sebuah konser di Ibu Kota Riyadh. (Twitter)

Polisi Saudi tangkap gadis karena bergoyang pantat saat menonton konser

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi bulan lalu mengeluarkan panduan berperilaku di muka umum bagi pelancong asing. Siapa saja melanggar bakal dikenai denda, mulai 50 riyal hingga enam ribu riyal.

Ratu kecantikan asal Iran Bahareh Zare Bahari. (Facebook)

Ratu kecantikan Iran minta suaka di Filipina

"Kalau mereka (Filipina) mendeportasi saya, mereka (Iran) akan memenjarakan saya setidaknya 25 tahun jika mereka tidak membunuh saya," kata Bahareh.





comments powered by Disqus