pelesir

Arab Saudi izinkan restoran, toko, dan mal buka di waktu salat

Hingga tiga tahun lalu, polisi syariah masih kelihatan berpatroli di negara Kabah itu. Mereka mengusir lelaki dan perempuan dari restoran, toko, dan mal-mal untuk salat ketika azan berkumandang.

29 Agustus 2019 06:50

Azan isya berkumandang pada suatu malam di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, tapi sebuah toko burger berada di satu pusat perbelanjaan cuma menutup pintunya setengah saja. Mereka tetap melayani pembeli.

Gambaran ini adalah hasil reformasi dilakukan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dalam dua tahun belakangan. Ketika polisi-polisi syariah masih berkuasa dan berpatroli di jalan-jalan dan tempat keramaian, mereka bakal memaksa toko-toko dan pasar tutup. Semua orang wajib melaksanakan salat berjamaah ketika azan berkumandang.

Bulan lalu, Arab Saudi mengeluarkan aturan: restoran, toko, dan mal boleh buka 24 jam asal membayar biaya seratus ribu riyal (Rp 381,7 juta). Kebijakan ini terbit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lesu akibat anjloknya harga minyak mentah global sejak pertengahan 2014.

Tapi aturan itu tidak menjelaskan apakah restoran, toko, dan mal mesti tutup sebentar ketika waktu salat wajib datang.

Alhasil, kebingungan terjadi. Sebagian toko di Riyadh memilih tutup ketika azan berkumandang lantaran takut dikecam atau dimusuhi kaum konservatif.

Di pusat belanja Al-Nakheel, Riyadh, beberapa kafe dan restoran memilih tetap buka saat azan isya berkumandang meski banyak juga yang tutup sementara. Anak-anak juga asyik bermain dalam sebuah taman di mal itu.

Manajer dua toko di Al-Nakheel bilang mereka tidak membayar pungutan resmi sebagai syarat tetap buka walau waktu salat tiba. Meski begitu, mereka juga mengakui masih coba-coba. "Pelayan ingin salat, boleh salat. Yang mau terus bekerja, boleh juga," kata salah satu manajer itu.

Hingga tiga tahun lalu, polisi syariah masih kelihatan berpatroli di negara Kabah itu. Mereka mengusir lelaki dan perempuan dari restoran, toko, dan mal-mal untuk salat ketika azan berkumandang. Tapi kini tidak kelihatan lagi.

Warga Jeddah bernama Fauzi membenarkan aroma kebebasan tengah meruap di Arab Saudi. "Kafe-kafe dan restoran sekarang boleh menyetel musik, hal dulu diharamkan. Bahkan juga ada grup band tampil di sejumlah kafe," katanya kepada Albalad.co.

Azan isya terdengar di pusat belanja Al-Nakheel, Riyadh. Tapi Amir, 40 tahun, belum beranjak ke masjid buat salat. "Sebentar lagi," ujarnya seraya memesan kopi dan cemilan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman habiskan fulus Rp 1,1 miliar dalam permainan virtual Dota 2

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman menggunakan akun bernama Purrrrrfect Devil Angel Yukeo bergambar profil gadis telanjang.

Kubur Yesus dalam Gereja Makam Yesus di Kota Tua, Yerusalem Timur. (holylandpilgrimages.org)

Gereja Makam Yesus dibuka lagi buat peziarah

Otoritas gereja membatasi peziarah masuk maksimum 50 orang buat tiap sesi.

Revital, 11 tahun, putri dari seorang rabbi di Ibu Kota Teheran, Iran, saat mengantarkan Faisal Assegaf dari Albalad.co mengunjungi Singagge Zargariyan di Teheran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua kuburan nabi Yahudi di Iran terbakar

Organisasi-organisasi Yahudi mengecam kejadian itu.

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Tayangan Ramadan di Arab Saudi bahas hubungan sesama jenis

Di Arab Saudi, homoseksual merupakan isu terlarang dibicarakan di muka umum. Pelakunya pun bisa mendapat hukuman berat.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Anak Raja Salman habiskan fulus Rp 1,1 miliar dalam permainan virtual Dota 2

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman menggunakan akun bernama Purrrrrfect Devil Angel Yukeo bergambar profil gadis telanjang.

31 Mei 2020

TERSOHOR