pelesir

Rombongan peziarah Kristen pertama kunjungi Arab Saudi

Gunung Sinai asli berada di Arab Saudi bukan di Mesir.

07 November 2019 14:47

Sebuan setelah Arab Saudi menerbitkan visa turis bagi 49 negara, untuk pertama kalinya rombongan peziarah Nasrani bulan lalu melawat ke negara Kabah itu. 

Rombongan terdiri dari 25 orang ini berkunjung ke Saudi dibawa oleh biro perjalanan asal Amerika Serikat, Living Passages. 

"Situasi di Arab Saudi sudah berubah," kata Rhonda Sand, pendiri Living Passages. "Mereka bekerja keras untuk membangun negaranya bagi wisatawan Barat."

Para peziarah Kristen itu dibawa ke tempat-tempat bersejarah disebutkan dalam Alkitab, yakni Jabal al-Lauz, tempat diyakini sebagai Gunung Sinai asli, bukan di Semenanjung Sinai, Mesir, seperti dipercaya banyak orang selama ini. 

Di Gunung Sinai itulah Nabi Musa menerima sepuluh perintah Tuhan. Gunung Sinai ini berlokasi di Madyan. 

"Ada begitu banyak bukti sejarah mendukung fakta Gunung Sinai asli berada di Arab Saudi," kata Joel Richardson, penulis buku Mount Sinai in Arabia.

Di bagian barat daya Gunung Sinai itu terdapat Batu Belah berukuran raksasa, dipercaya terjadi karena mukjizat Nabi Musa. Dari belahan batu itu keluar air untuk diminum Bani Israel sedang kehausan. 

Sebanyak 25 peziarah Nasrani ini juga mengunjungi sebuah sumur kuno di Madyan, tempat Nabi Musa bertemu pertama kali dengan calon istrinya,  Zipporah, putri dari Jethro, setelah lari dari Mesir.

Madyan diyakini sebagai tempat bermukimnya keturunan Nabi Ibrahim. 

 

 

Konser grup band asal Korea Selatan, BTS, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi akan ajarkan musik, teater, dan seni di sekolah

Kebijakan ini muncul saat Arab Saudi tengah mengembangkan industri pariwisatanya.

Gadis Arab Saudi berabaya dan bercadar serba hitam bergoyang pantat saat menonton sebuah konser di Ibu Kota Riyadh. (Twitter)

Polisi Saudi tangkap gadis karena bergoyang pantat saat menonton konser

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi bulan lalu mengeluarkan panduan berperilaku di muka umum bagi pelancong asing. Siapa saja melanggar bakal dikenai denda, mulai 50 riyal hingga enam ribu riyal.

Ratu kecantikan asal Iran Bahareh Zare Bahari. (Facebook)

Ratu kecantikan Iran minta suaka di Filipina

"Kalau mereka (Filipina) mendeportasi saya, mereka (Iran) akan memenjarakan saya setidaknya 25 tahun jika mereka tidak membunuh saya," kata Bahareh.





comments powered by Disqus