pelesir

Arab Saudi cabut aturan pemisahan lelaki dan perempuan di restoran

Wali kota Makkah girang dengan keputusan itu.

09 Desember 2019 11:47

Kementerian Perkotaan dan Pedesaan Arab Saudi hari ini mencabut aturan pemisahan antara ruang pengunjung lelaki dengan pengunjung perempuan dan keluarga di restoran dan kafe. 

Selama ini restoran di negara Kabah wajib memiliki dua pintu keluar masuk untuk lelaki serta buat konsumen perempuan serta keluarga. 

Dengan kebijakan baru itu, semua restoran di Saudi cukup punya satu pintu keluar masuk dan pengunjung lelaki serta perempuan bisa berbaur. 

Banyak pihak menyambut baik aturan baru ini. Menurut Wali Kota Makkah Muhammad Abdullah al-Quwaihis, perubahan itu akan membikin hidup lebih mudah bagi investor, warga negara, dan pengusaha. "Keputusan ini bakal meningkatkan jumlah investasi masuk dan jumlah serta jenis restoran," katanya. 

Nasir asy-Syalhub mengatakan perubahan kebijakan itu akan mengurangi biaya pembukaan restoran atau kafe. Dia berencana segera membuka kafe Syahua. 

Arab Saudi menggelar pesta kembang api sambut malam Tahun Baru 2020. (MBC)

Arab Saudi gelar pesta kembang api perdana sambut tahun baru

Perayaan malam tahun baru ini merupakan bagian dari festival musik dan hiburan Riyadh Season. 

Seorang perempuan Arab Saudi memperlihatkan kedua payudaranya saat menonton konser musik di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Twitter)

Sejumlah perempuan Saudi pamer aurat saat menonton konser musik

Mereka kini boleh berbaur dengan lelaki di dalam restoran dan kafe, menonton konser musik, dan menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.

Sebanyak 130 ribu orang menyaksikan festival musik MDL Beast di hari pertama, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 19 Desember 2019. (Al-Arabiya)

Arab Saudi gelar konser musik pop terbesar

Selama ini ulama-ulama Saudi berpaham Wahabi mengharamkan musik.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan pamerkan Injil Raja James edisi perdana

Injil Raja James ini akan dipamerkan bareng Al-Quran cetakan awal. 





comments powered by Disqus