pelesir

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.

02 Juli 2020 09:15

Berpacaran sebelum menikah di Arab Saudi tadinya berisiko disiksa atau dibunuh keluarga dan menjual seikat mawar merah seperti menawarkan narkotik.

Dulu untuk dapat berkenalan dengan perempuan, lelaki Saudi menulis nomor telepon seluler mereka di kaca jendela mobil.

Fadilah pernah merasakan pengalaman pahit saat berpacaran dengan seorang pangeran Saudi. Waktu itu umurnya masih 17 tahun.

Ketika sedang asyik berduaan di dalam mobi, mereka ketahuan oleh polisi syariah. Fadilah ditangkap namun pangeran dibebaskan. "Polisi itu berjanji akan membawa saya pulang ternyata malah menjebloksan saya ke dalam penjara," katanya.

Keluarganya membebaskan Fadilah besoknya. Fadilah beruntung tidak sampai dibunuh seperti perempuan-perempuan Saudi lainnya ketahuan berpacaran. Sehabis itu, dia memusatkan perhatian untuk belajar dan kini telah menjadi akuntan.

Tapi kini ketika era kebebasan menyapu negara Kabah itu, lelaki dan perempuan bukan muhrim boleh berbaur di muka umum, sehingga memudahkan kaum muda berkencan di kafe atau restoran.

Masyarakat Saudi memang lebih terbuka sekarang setelah Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman melonggarkan nora-norma sosial sebagai bagian dari Visi 2030. Jadi tidak heran melihat perempuan Saudi menggelayut manja di bahu kekasihnya saat menonton konser musik.

Memang sekarang tidak ada lagi polisi syariah berpatroli di jalan dan tempat keramaian seperti mal untuk memastikan tidak ada lelaki dan perempuan bukan muhrim berduaan, memastikan kaum hawa dan adam berpakaian menutup aurat, dan lelaki pergi ke masjid saat azan berkumandang. Tapi di dalam rumah, orang tua tetap mengetatkan aturan agar liberalisasi tidak sampai merusak anak-anak mereka.

Keberanian berpacaran memang sudah muncul di kalangan generasi muda Saudi. Situs-situs kencan bermunculan. Tapi tetap saja menjalin asmara terang-terangan berbahaya dan berkencan penuh risiko.

Kota Jeddah, Arab Saudi. (islam.ru)

Universitas Jeddah akan jadi kampus pertama di Arab Saudi mengajarkan bahasa Cina

Kementerian Pendidikan Arab Saudi berencana mengajarkan bahasa Cina di sekolah-sekolah khusus kaum hawa.

Batu Belah tempat keluar air minum bagi Bani Israil berlokasi di Gunung Sinai, Madyan, Arab Saudi. (Living Passages)

Supermodel Kate Moss berpose pamer paha buat promosikan lokasi wisata di Arab Saudi

Dalam sebuah pose, Kate Moss dan Alek Wek, sama-sama berpakaian serba hitam, serta Amber Valletta, bergaun putih, memamerkan paha kanannya mulai dari pangkal.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.





comments powered by Disqus