pelesir

Lukisan wajah Yesus dibeli Bin Salman seharga Rp 6,6 triliun diyakini palsu

Menurut pakar seni dari Prancis, jemari tangan kanan Yesus dalam Salvator Mundi tidak mencerminkan karakteristik karya seni Da Vinci.

10 Agustus 2020 08:58

Ahli karya seni Jacques Frank mencurigai lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Juru Selamat) dibeli oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman palsu. Dia menilai dua jari tangan kanan Yesus menyimbolkan salib dalam lukisan itu bukan karya pelukis maestro Leonardo da Vinci.

Sila baca:

Pangeran Kabah kesengsem wajah Yesus

Wajah Yesus gengsi dua pangeran

Pakar sejarah karya seni asal Prancis ini menyebut lukisan wajah Yesus itu bikinan dua asisten Da Vinci. Frank menambahkan jemari kanan Salvator Mundi tidak memiliki ketepatan anatomi biasa didapati dari setiap karya Da Vinci.

“Ketika telunjuk dan jari tengah diangkat sepenuhnya, seseorang tidak dapat menekuk jari lainnya secara ekstensif seperti pada tangan Salvator Mundi," kata Frank. "Ini gerakan tidak mungkin."

Dalam esai untuk jurnal ArtWatch UK, Franck juga mengklaim terlalu banyak kuku di tangan lainnya terlihat. Menurut dia, tidak mungkin pula Da Vinci sangat fanatik terhadap presisi anatomi akan melukis hidung panjang dan tipis. Belum termasuk ikal rambut Yesus dan bayangan lehernya dirasa tidak mungkin dibuat oleh Da Vinci.

Karena itu, Frank meyakini dua asisten Da Vinci - Salai dan Baltraffio - adalah pelukis asli dari karya dijuluki Mona Lisa versi perempuan itu.

Bin Salman membeli Salvator Mundi seharga US$ 450,3 juta (kini setara Rp 6,6 triliun) melalui lelang dilakukan di balai lelang Christie's di Kota New York, Amerika Serikat. Harga itu menjadikan lukisan wajah Yesus ini menjadi karya seni termahal sejagat.

Sila baca: Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Direktur Artwatch UK Michael Delay sepakat jemari kanan dalam Salvatr Mundi memang tidak sesuai dengan karakteristik karya buatan Da Vinci. "Saat Anda menemukan ada satu hal keliru atau mencrigakan dalam sebuah lukisan, berarti ada yang keliru secara keseluruhan dalam lukisan itu," ujarnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman: Saya bisa dibunuh kalau berbaikan dengan Israel

Ketakutan itu dia sampaikan kepada Haim Saban, konglomerat Yahudi berkewarganegaraan Israel dan Amerika, ketika keduanya bertemu.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Perusahaan film asal Inggris akan buat film mengenai pembunuhan Jamal Khashoggi

Mayatnya dimutilasi namun sampai sekarang Saudi masih merahasiakan di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi dikubur.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman habiskan fulus Rp 1,1 miliar dalam permainan virtual Dota 2

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman menggunakan akun bernama Purrrrrfect Devil Angel Yukeo bergambar profil gadis telanjang.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Penyair UEA dicegah ke luar negeri karena tolak normalisasi hubungan dengan Israel

Gegara opininya di media,, Dhabiya pada 1987 diculik dari rumahnya dan ditahan dalam sel isolasi berbulan-bulan tanpa dakwaan.

03 Oktober 2020

TERSOHOR