pelesir

Emirates akan sediakan makanan halal bagi penumpang Yahudi

Presiden Dewan Yahudi UEA Ross Kriel memperkirakan pengunjung dari Israel ke UEA sebanyak 150-300 ribu saban tahun.

20 September 2020 06:04

Emirates Airline melalui anak usahanya, Emirates Flight Catering (EKFC) berencana membuat fasilitas produksi makanan halal (kosher dalam bahasa Ibrani) bagi penumpang Yahudi. Untuk itu, EKFC telah bermitra dengan CCL Holdings.

Menu halal ala Yahudi itu akan diberi nama Kosher Arabia dan akan mulai diproduksi paling lambat Januari 2021. Langkah ini ditempuh Emirates, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), untuk mengantisipasi pembukaan rute penerbangan Tel Aviv-Dubai setelah UEA dan Israel menandatangani perjanjian normalisasi hubungan Selasa lalu.

EKFC merupakan salah satu perusahaan katering terbesar di dunia dan melayani lebih dari seratus maskapai.

Menurut CE EKFC Said Muhammad, selama ini Emirates memang menu halal untuk penumpang Yahudi namun diambil dari katering luar. "Kami sangat girang mencapai kesepakatan dengan CCL untuk menyediakan makanan kosher," katanya.

Selain jalur Tel Aviv-Dubai, Emirates diperkirakan bakal melayani para penumpang dari Israel ingin terbang ke wilayah timur, seperti ke India, Cina, Jepang, dan Australia, melalui Dubai.

Buat menyambut banjir pelancongdan pebisnis dari Israel, hotel-hotel di UEA juga siap menyajikan menu kosher. Jaringan hotel Habtoor Hospitality akan menjadi perusahaan pertama menyajikan menu kosher, seperti dilansir surat kabar the Khaleej Times. Habtoor Hospitality ini telah bekerjasama dengan perusahaan katering Ellis Kosher Kitchen.

Jaringan hotel Habtoor Hospitality itu meliputi the Hilton Dubai, V Hotel, Habtoor Palace Dubai, LXR Hotel and Resorts, Habtoor Grand Resort, Autograph Collection LLC, Metropolitan Hotel, dan Habtoor Polo Resort. Makanan kosher di jaringan hotel Habtoor Hospitality ini akan disertifikasi oleh Orthodox Union.

Pemerintah Kota Abu Dhbai sejak 9 September lalu sudah memerintahkan semua hotel di sana untuk bersipa menyedikan menu kosher. Dalam pengumuman disebarluaskan kepada semua manajemen hotel di Abu Dhabi, diinstruksikan untuk memperoleh sertifikat kosher untuk menyajikan menu halal ala Yahudi, membuat area khusus di dapur untuk memasak makanan kosher, dan memberi label jelas soal menu kosher.

Di Abu Dhabi terdapat sekitar 160 hotel dan hotel apartemen.

Presiden Dewan Yahudi UEA Ross Kriel memperkirakan pengunjung dari Israel ke UEA sebanyak 150-300 ribu saban tahun.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Anggur Pompeo dari perkebunan anggur Pompeo di permukiman Yahudi Psagot di Tepi Barat, Palestina. (Twitter)

Para pemukim Yahudi di Tepi Barat mulai ekspor produk ke UEA hari ini

Uni Eropa telah menetapkan larangan masuk bagi barang-barang dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Golan diberi label Bikinan Israel.

Pesawat Flydubai, masakap asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Business Traveller)

Dubai kota favorit bagi pelancong seks asal Israel

Tarif bercinta dengan pelacur di Dubai Rp 6,9 juta hingga Rp 7,7 juta. Kalau layanan dalam mobil seharga Rp 3,8 juta.

Eitan Naeh ditunjuk menjadi duta besar sementara Israel untuk Uni Emirat Arab. Dia adalah mantan duta besar Israel buat Turki. (Israel's Ministry for Foreign Affairs)

Israel tunjuk duta besar sementara untuk UEA

Eitan Naeh adalah mantan duta besar Israel buat Turki.





comments powered by Disqus