pelesir

Dua drama televisi di Arab Saudi kampanyekan normalisasi hubungan dengan Israel

Dalam drama berjudul Ummu Harun, episode pembuka diawali monolog dalam bahasa Ibrani.

30 April 2020 20:37

Dua drama serial televisi Arab Saudi diputar selama Ramadan ini mengandung pesan desakan agar negara Kabah itu menormalisasi hubungan dengan Israel. Drama berjudul Ummu Harun (Ibunya Aaron) dan Kharaja 7 (Keluar 7) disiarkan di jaringan televisi MBC.

Dalam pembukaan serial Ummu Harun, aktris tersohor Hayat al-Fahad menyampaikan monolog dalam bahasa Ibrani. "Sebelum jejak kami hilang dan kehidupan kami menjadi kenangan, kami akan hilang ditelan waktu...kami adalah orang-orang Yahudi dari kawasan Teluk Persia dan lahir di tanah Teluk Persia."

Ini adalah drama pertama bikinan sutradara Arab yang membahas hubungan antara muslim Yahudi di negara-negara Arab Teluk. Drama serial ini disutradarai oleh Ahmad Jamal al-Adl dari Mesir dan diproduksi di Uni Emirat Arab. Film drama ini menggambarkan kehidupan seorang perempuan Yahudi sebelum pindah ke Israel.

Drama Ummu Harun ini juga memiliki karakter seorang rabbi bernama Rabbi David.

Drama serial Ummu Harun ini mulai ditayangkan di MBC sejak Jumat pekan lalu. Film televisi ini muncul di tengah makin esranya hubungan antara Arab Saudi dan Israel sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Kemesraan ini terlihat dengan penerimaan Arab saudi atas proposal damai versi Presiden Amerika Donlad Trump menguntungkan Israel. Riyadh juga mengizinkan wilayah udaranya dipakai oleh pesawat komersial terbang dari dan menuju negara Zionis itu.

Drama televisi kedua berjudul Kharaja 7 menggambarkan karakter diperankan aktor Rasyid asy-Syamrani, mengkampanyekan perbaikan hubungan Arab Saudi-Israel. Tokoh ini menuding Palestina selalu menjelek-jelekkan Saudi meski Riyadh sudah bertahun-tahun membantu rakyat Palestina.

Situs berita Al-Quds melaporkan 13 organisasi Palestina telah mendesak MBC menghentikan tayangan kedua drama serial kontroversial itu.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Israel girang Arab Saudi sebut Iran negara sponsor terorisme

Arab Saudi bareng Israel dan Amerika menuding pencabutan embargo senjata akan membuatIran menciptakan ketidakstabilan di Timur Tengah dengan mempersenjatai milisi-milisi binaannya.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Kabinet Arab Saudi setuju libatkan perusahaan Israel dalam proyek Neom

Check Point merupakan perusahaan teknologi informasi mutakhir berkantor pusat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel.





comments powered by Disqus