pelesir

Dubai kota favorit bagi pelancong seks asal Israel

Tarif bercinta dengan pelacur di Dubai Rp 6,9 juta hingga Rp 7,7 juta. Kalau layanan dalam mobil seharga Rp 3,8 juta.

09 Januari 2021 15:03

Kesepakatan dibuat Uni Emirat Arab (UEA) untuk membina hubungan diplomatik dengan Israel dicapai September tahun lalu, telah menggairahkan industri seks di Dubai, kota bisnis di negara Arab Teluk ini. Karena itu tidak heran, banyak pelancong seks asal negara Zionis ini pelesiran ke Dubai, seperti dilansir stasiun televisi Channel 12 dari Israel.

Para turis seks Israel ini rela merogoh kocek ribuan dolar Amerika Serikat semalam untuk berpindah pelukan dari satu gadis ke gadis lainnya. Pihak berwenang di Dubai tutup mata saja melihat kelakuan bejat wisatawan dari negara Bintang Daud itu. Biasanya mereka menghabiskan waktu sepekan di Dubai.

Seorang pelancong seks dari Israel mengungkapkan buat menyebur ke kolam berisikan gadis-gadis berbikini, dia harus membayar US$ 1 ribu.

Turis seks Israel lainnya bilang dia sudah enam kali melancong ke Ibu Kota Bucharest, Rumania. Tapi dia kini percaya Dubai adalah pusat pelacuran terbesar di dunia. 

Dia menekankan saat hari beranjak malam, lusinan perempuan sudah duduk di kursi warna warni depan restoran dan bar di hotel-hotel megah dan mewah di tepi pantai Dubai. 

Data dari para pelancong seks Israel baru pulang dari UEA menyebutkan tarif bercinta dengan pelacur di Dubai 1.800-2.000 dirham (kini setara Rp 6,9 juta hingga Rp 7,7 juta).

Kalau ingin bercinta dalam mobil dengan perek Eropa timur, harganya seribu dirham (Rp 3,8 juta). 

Turis-turis seks Israel juga doyan berburu pelacur bertebaran di klub-klub malam di Dubai. "Rata-rata pelancong seks Israel menghabiskan US$ 15 ribu sepekan buat menyewa pelacur," kata seorang wisatawan seks Israel. 

Hotel-hotel di Dubai juga menyajikan pelacur dari berbagai negara, termasuk Brasil, Rusia, Peru, dan Bolivia. 

Dubai telah berkembang menjadi salah satu ibu kota seks dunia. Aplikasi buat mencari pelacur juga mudah diakses di sana. 

Sedari Perjanjian Ibrahim diteken pada 15 September 2020, sekitar 50 ribu pelancong Israel telah melawat ke Dubai, termasuk delapan ribu orang datang merayakan malam tahun baru.

 

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing bakal dibuka di Makkah dan Madinah

The Barking Lot sudah beroperasi di Al-Khobar dan Riyadh.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing dibuka di Riyadh

The Barking Lot di Riyadh beroperasi sejak Mei lalu.

Habibah Thariq, mahasiswi Universitas Tanta di Mesir, dilecehkan karena pergj ke kampusnya mengenakan gaun. (Twitter)

Kebebasan berpakaian bagi kaum hawa Mesir masih jadi perdebatan

Habibah dilecehkan karena mengenakan gaun di kampusnya, sedangkan Dina dilarang berenang lantaran memakai Burkini.





comments powered by Disqus