pelesir

Drama serial televisi Israel dijual ke Indonesia

Our Boys bercerita mengenai pembunuhan warga Palestina bernama Muhammad Abu Khudair di Yerusalem oleh tiga orang Yahudi.

23 April 2021 18:35

Our Boys, drama televisi buatan HBO dan Keshet International (jaringan televisi Israel), baru-baru ini djual ke pasar Asia, termasuk Indonesia, negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia namun tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Our Boys dijual ke platform Mola TV di Indonesia dan tayangannya sudah tersedia di situs Mola TV sejak Rabu lalu. Our Boys juga dijual ke Hong Kong dan Australia, juga sudah tayang di Eropa, Amerika Latin, Amerika Serikat, dan israel.

Drama berbahasa Ibrani dan Arab ini dibikin oleh Hagai levi, Joseph Cedar, dan Taufik Abu Wail. Bercerita mengenai pembunuhan warga Palestina bernama Muhammad Abu Khudair di Yerusalem oleh tiga orang Yahudi. Kasus ini sebagai balasan terhadap tiga bocah lelaki Yahudi oleh orang Palestina, kejadian memicu Perang Gaza pada 2014.

Drama televisi Our Boys ini meraih 13 penghargaan di ajang Israeli Television Academy Awards pada 2019, termasuk dalam kategori drama terbaik, sutradara terbaik, dan naskah terbaik.

Meski begitu kelompok sayap kanan di negara Zionis itu mengkritik lantaran Our Boys tidak memperlihatakan penderitaan tiga keluarga korban karena kehilangan putra mereka. Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyerukan boikot terhadap jaringan Keshet sebab Our Boys mengkampanyekan anti-Yahudi, disebarluaskan secara internasional, dan merusak pamor Israel.

Keshet juga sudah mencapai kesepakatan untuk menjual drama televisi Tawanan Perang ke Indonesia. Film dokumenter asal Israel berjudul Forever Pure, bercerita tentang penggemar klub sepak bola Beitar Jerusalem yang anti-Arab, saat ini juga tersedia di Mola TV.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing bakal dibuka di Makkah dan Madinah

The Barking Lot sudah beroperasi di Al-Khobar dan Riyadh.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing dibuka di Riyadh

The Barking Lot di Riyadh beroperasi sejak Mei lalu.

Habibah Thariq, mahasiswi Universitas Tanta di Mesir, dilecehkan karena pergj ke kampusnya mengenakan gaun. (Twitter)

Kebebasan berpakaian bagi kaum hawa Mesir masih jadi perdebatan

Habibah dilecehkan karena mengenakan gaun di kampusnya, sedangkan Dina dilarang berenang lantaran memakai Burkini.





comments powered by Disqus