pelesir

Ilmuwan Polandia temukan mumi hamil pertama di dunia

Mumi itu perempuan berumur kisaran 20-30 tahun dengan usia kandungan 26-30 pekan

03 Mei 2021 22:27

Sejumlah ilmuwan Polandia dari Universitas Warsawa telah menemukan mumi pertama di dunia dalam keadaan hamil. Temuan ini terjadi saat melakukan pemindaian menggunakan sinar X terhadap mumi berumur dua ribu tahun itu.

Marzena Ozarek-Szilke mengungkapkan mumi hamil itu adalah perempuan berumur kisaran 20-30 tahun dengan usia kandungan 26-30 pekan (6-7,5 bulan).

Peneliti lainnya terlibat dalam Proyek Mumi Warsawa, Wojciech Ejsmond, mengaku tidak mengetahui alasan janin itu tidak dikeluarkan saat pembalseman dilakukan. "Mumi ini benar-benar unik. Kami belum menemukan kasus serupa," katanya. "Artinya, mumi kami adalah satu-satunya di dunia dalam kondisi hami."

Mumi hamil

Ozarek-Szilke berspekulasi ada upaya untuk menyembunyikan kehamilannya atau berkaitan dengan kepercayaan kehidupan setalah kematian.

Berdasarkan analisa terhadap tulisan hiroglip di atas sarkofagus, mumi itu tadinya dikira pendeta lelaki hidup antara satu abad sebelum kelahiran Nabi Isa hingga abad pertama Masehi. Tapi para pakar sekarang meyakini usia mumi hamil itu lebih tua dari perkiraan sebelumnya.

Mumi itu memang belum dibuka namun hasil pemindaian menunjukkan mumi perempuan ini berambut keriting panjang sebahu.

Mumi hamil ini dibawa ke Museum Nasional di Ibu Kota Warsawa, Polandia, pada abad ke-19 dan menjadi salah satu koleksi antik Universitas Warsawa. mumi itu tersimpan di Museum Nasional sedari 1917 dan dipamerkan kepada pengunjung bersama sarkofagusnya.

 

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing bakal dibuka di Makkah dan Madinah

The Barking Lot sudah beroperasi di Al-Khobar dan Riyadh.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing dibuka di Riyadh

The Barking Lot di Riyadh beroperasi sejak Mei lalu.

Habibah Thariq, mahasiswi Universitas Tanta di Mesir, dilecehkan karena pergj ke kampusnya mengenakan gaun. (Twitter)

Kebebasan berpakaian bagi kaum hawa Mesir masih jadi perdebatan

Habibah dilecehkan karena mengenakan gaun di kampusnya, sedangkan Dina dilarang berenang lantaran memakai Burkini.





comments powered by Disqus