wawancara

Mordechai Vanunu (1)

Israel punya 200 bom nuklir

Mereka memproduksi bom atom, bom hidrogen, dan bom nitrogen.

09 Januari 2015 07:01

Di mata Israel, Mordechai Vanunu adalah pengkhianat. Karena dia telah membocorkan rahasia program senjata pemusnah massal negara Yahudi itu, diperkirakan telah menghasilkan 200 hulu ledak nuklir.

Dia menceritakan soal program rahasia itu kepada Peter Hpunam, wartawan surat kabar terbitan Inggris the Sunday Times. Koran ini segera melansir kisah menarik itu dan memuat foto Vanunu pada 28 September 1986. Pada 5 Oktober the Times kembali merilis cerita Vanunu dilengkapi dokumen dan foto-foto soal reaktor Dimona diambil secara diam-diam oleh Vanunu. Judulnya "Mengungkap Rahasia Senjata Nuklir Israel".

Vanunu sendiri sudah diculik agen Israel pada 30 September. Agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) asal Amerika, Cheryl Bentov alias Cindy, mengajak dia terbang ke Ibu Kota Roma, Italia. Ternyata di sana sudah menunggu sejumlah agen Mossad lainnya dan kemudian menyelundupkan Vanunu ke Israel melalui sebuah kapal barang.

Pemerintah Israel mengakui telah menahan Vanunu pada 9 November 1986. Setelah melalui persidangan rahasia di pengadilan distrik Yerusalem, 27 Oktober 1987, Ketua Majelis Hakim Eliahu Noam memvonis hukuman penjara 18 tahun dengan dakwaan berkhianat dan melakukan kegiatan mata-mata.

Vanunu mendekam di Penjara Ashkelon, sebelah barat Negev. Dia menghabiskan 11,5 tahun di antaranya di sel isolasi. Hanya keluarga, pengacara, dan pendeta saja boleh menjenguk dia. Pertemuan dibatasi jendela kaca. Sejak 1988-2004, Vanunu selalu masuk nominasi Nobel Perdamaian.

Vanunu merupakan mantan teknisi nuklir di Pusat Riset Nuklir Negev, sebuah fasilitas pembuatan senjata nuklir berlokasi di Gurun Negev, selatan Dimona. Dia bekerja sejak November 1976-Oktober 1985. Setelah berhenti karena menentang program nuklir itu, Vanunu melanglang buana ke Nepal, Myanmar, dan Thailand.

Pada 1986 dia pindah ke Sydney, Australia. Dia tinggal di sebuah pemondokan di kawasan Kings Cross dan bekerja serabutan, mulai dari pencuci piring hingga sopir taksi. Di negeri Kanguru ini dia berpindah agama dari Yahudi ke Anglikan dan mengganti nama menjadi John Crossman.

Vanunu dilahirkan di Marakesh, Maroko, pada 13 Oktober 1954. Dia merupakan putra seorang rabbi Yahudi. Dia mempunyai sebelas saudara kandung laki-laki dan perempuan. Keluarganya pindah ke Israel pada 1963.

Dia sempat bergabung dengan pasukan pertahanan Israel (IDF) selama tiga tahun, 1971-1974, dengan pangkat Sersan Satu. Setelah diberhentikan terhormat, Vanunu mengambil kuliah jurusan filsafat di Universitas Ben Gurion, Negev. Dia dikenal sebagai aktivis perdamaian dan antipemerintah. Dia mendirikan kelompok "Kampus" bersama empat mahasiswa Yahudi dan lima mahasiswa Arab.

Vanunu akhirnya menghirup udara segar pada 21 April 2004. Tapi bukan berarti bebas sepenuhnya. Pemerintah Israel mengenakan sejumlah pembatasan: harus meminta izin untuk pergi ke kota lain, tidak boleh meninggalkan Israel selama satu tahun (diperpanjang hingga April 2006), dilarang berbicara dengan media asing, dilarang memasuki kedutaan asing, pelabuhan atau bandar udara, serta mendekati wilayah perbatasan.

Albalad.co sudah beberapa kali mewawancarai dia. Ketika dihubungi melalui telepon selulernya beberapa waktu lalu, dia bilang, " Tidak ada perkembangan dan tidak ada yang perlu dibicarakan." Berikut penuturannya kepada Faisal Assegaf.

Apa rencana Anda setelah bebas dari penjara?

Setelah bebas dari penjara, 21 April lalu, saya ditempatkan di pusat keamanan di Yerusalem. Saya tidak diperkenankan meninggalkan Israel satu tahun. Lalu saya mengajukan permintaan kepada pengadilan agar saya dibebaskan pergi meninggalkan Israel.

Senin pekan depan pengadilan akan memberikan keputusan apakah saya boleh meninggalkan Israel. Jika dikabulkan, saya akan pergi ke bandara dan langsung terbang ke London dan negara lain untuk mencari teman dan selama ini saya sudah memiliki banyak teman. Kemudian saya pergi ke Amerika Serikat dan memulai kembali hidup saya di sana. Saya juga akan melanjutkan studi saya, menulis beberapa buku, dan bekerja untuk orang-orang meminta saya.

Bagaimana perasaan Anda setelah dibebaskan dari penjara?

Saya sangat gembira karena dapat dibebaskan setelah mendekam di penjara 18 tahun. Saya amat senang karena saya telah selamat dan berhasil bebas sekarang.

Apakah Anda membenci Israel?

Tidak, saya tidak membenci negara saya.

Lalu apa motivasi Anda membuka rahasia nuklir Israel?

Karena alasan kemanusiaan.

Seberapa serius kekuatan nuklir Israel dapat mengancam keamanan kawasan Timur Tengah?

Saya sudah mempublikasikan mengenai kemampuan nuklir Israel. Israel memiliki 200 senjata nukir. Mereka memproduksi bom atom, bom hidrogen, dan bom nitrogen. Israel juga memproduksi bahan-bahan untuk pembuatan bom itu.

Apakah kekuatan nuklir itu dapat mengancam kawasan Timur Tengah?

Saya sudah mempublikasikan mengenai kekuatan nuklir Israel dan sekarang seluruh dunia sudah mengetahui apa yang mereka miliki. Saya yakin publikasi ini dapat mencegah dari kemungkinan Israel menggunakan kekuatan nuklirnya dalam setiap perang.

Anda tidak takut akan ditangkap kembali oleh aparat keamanan Israel?

Saya tidak takut karena saya sudah mempublikasikan kepada setiap orang di seluruh dunia. Jadi mereka tidak akan bisa melakukan apa-apa terhadap saya.

Apakah Anda juga akan memberikan data tentang senjata nuklir Israel kepada Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA)?

Bila saya sudah dapat pergi bebas ke luar negeri, saya akan memberikan sejumlah informasi saya miliki kepada mereka. Saya juga akan memberikan informasi sudah saya sebar luaskan. Muhammmad al-Baradei (Direktur IAEA) juga sudah berkunjung ke Israel dan dia sudah mengetahui segalanya.

Selama ini tidak ada satu pun negara, termasuk PBB, mampu memaksa Israel mematuhi hukum internasional soal nuklir. Bagaimana komentar Anda?

Saya kira hukum internasional akan bekerja lebih keras untuk memaksakan kewenangannya. Saat ini tidak ada satu negara pun berbicara tegas dan jelas, termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, Cina, Jepang, Indonesia, atau India. Mereka harus berbicara secara tegas dan jelas di segala forum, termasuk PBB, tentang reaktor nuklir mereka miliki.

Selama ini Israel selalu mengatakan kekuatan nuklirnya digunakan untuk membela diri dan bukan buat menyerang negara lain, seperti Palestina. Bagaimana menurut Anda?

Saya pikir itu tidak benar. Senjata nuklir bukan untuk membela diri akan tetapi merupakan senjata pemusnah massal. Senjata nuklir dapat digunakan buat menghancurkan kota-kota dan membunuh jutaan orang.

Untuk membela diri Anda harus menggunakan angkatan bersenjata Anda. Buat mengalahkan angkatan perang negara lain bukan memakai senjata nuklir. Senjata nuklir hanya digunakan untuk menghancurkan peradaban dan bukan untuk membela diri.

Menurut pandangan saya, pertahanan paling baik bagi Israel adalah hidup berdampingan secara damai dengan bangsa Palestina dan memberikan hak-hak bangsa Palestina. Itulah sistem pertahanan terbaik bagi Israel dan bukan dengan senjata nuklir.

Bagaimana menurut Anda perkembangan kekuatan nuklir Israel dalam 25 tahun ke depan?

Saya tidak tahu apa yang mereka lakukan sekarang. Yang saya ketahui selama 18 tahun terakhir, mereka mengalami kemajuan sangat pesat dan penting dalam masalah senjata nuklir. Mereka telah berhasil membuat senjata nuklir tercanggih dan mereka terus mengembangkan program nuklirnya.

Apakah Anda mengetahui strategi program nuklir Israel di masa depan?

Saya yakin mereka akan terus mengembangkan kemampuan senjata nuklir sudah mereka lakukan selama ini. Mereka akan memiliki senjata nuklir mutakhir dan mereka akan mengikuti jejak Amerika Serikat juga telah memproduksi senjata nuklir.

Bila dibandingkan negara-negara pemilik senjata nuklir, seperti Amerika Serikat, Cina, dan Korea Utara, di mana posisi Israel saat ini?

Israel memiliki senjata nuklir tidak lebih banyak ketimbang Korea Utara, Cina, dan Amerika Serikat. Situasinya saat ini sangat serius.

Israel memiliki senjata nuklir seperti negara-negara lain. Apa akan Anda lakukan untuk menekan Israel agar melucuti senjata nuklir?

Bila saya sudah berada di luar negeri, saya akan berbicara tentang semua jenis senjata nuklir. Menurut saya, bila Anda ingin melenyapkan senjata nuklir, hal itu harus dilakukan di semua negara. Amerika Serikat, Rusia, Cina, India, Pakistan, dan Korea Utara memiliki senjata nuklir. Israel menggunakan alasan ini sebagai pembenaran mereka juga berhak memiliki senjata nuklir.

Benarkah Anda akan diperiksa polisi Israel?

Ya, benar.

Kapan Anda akan diperiksa?

Saya tidak tahu, mungkin dalam beberapa hari.

Apakah Anda siap diperiksa?

Ya, apa lagi bisa saya lakukan. Saya siap diperiksa kapan pun.

Apa akan Anda katakan kepada polisi?

Saya akan mengatakan saya tidak melanggar larangan apapun dari pemerintah. Saya tidak mempunyai rahasia apa-apa lagi. Apa yang saya katakan kepada sejumlah media asing beberapa waktu lalu setelah pembebasan saya sudah dipublikasikan. Setiap manusia mempunyai kebebasan berbicara.

Apakah Anda takut dipenjara lagi?

Ya, saya merasa takut.

Apa akan Anda lakukan?

Apa lagi bisa saya lakukan. Saya tidak mempunyai kekuatan melakukan apa-apa.

Lalu?

Saya tidak akan melakukan apapun. Saya memutuskan tidak melayani permintaan wawancara selama dua pekan mendatang. Saya akan menunggu dan melihat perkembangan selanjutnya.

Apa akan Anda lakukan bila pemeriksaan jadi dilakukan?

Saya akan menghapus semua rekaman dan salinan wawancara saya terima.

Media mana saja telah mewawancarai Anda setelah bebas dari penjara?

Ada banyak media asing telah mewawancarai saya setelah bebas. Mereka berasal dari Inggris, Arab, satu dari Amerika Serikat. Banyak pula media Israel ingin mewawancarai saya tetapi saya tolak.

Bisa Anda sebutkan nama media asing itu?

Dari Inggris, yaitu BBC TV, the Guardian, the Times, dan the Daily Mirror.

Apakah saat ini Anda diawasi polisi?

Saya tidak tahu apakah saat ini mereka mengawasi saya. Akan tetapi saya yakin mereka senantiasa mengawasi gerak-gerik saya.

Biodata

Nama: Mordechai Vanunu

Tempat dan Tanggal Lahir: Marakesh, Maroko, 14 Oktober 1954

Agama: Kristen (setelah pindah dari agama Yahudi dia berganti nama menjadi John Crossman)

Kewarganegaraan: Israel

Etnik: Yahudi Sephardi

Elie Trabelsi, a Tunisian Jews politician. (Elie Trabelsi for Albalad.co)

I protect the Jewish community because it is a minority

"The link of the Tunisian Jews with Tunisia is very strong. Tunisia is known for its tolerance, Jews and Muslims have always coexisted together," said Elie Trabelsi.

Adolf bin Prince Faisal bin Turki bin Abdullah al-Saud. (Albalad.co)

I want to get my status as the son of a Saudi prince

Adolf will go to the European Highest Court in Brussels to prove he is the son of Prince Faisal bin Turki from Saudi Arabia.

An Israeli archeologist Zachi Dvira (Albalad.co)

For safety, Jewish worshippers should pray five meters from the Western Wall

Many of the stones have cracks and pieces could fall appart. .

Mordechai Vanunu, pembocor program nuklir rahasia Israel. (the Sunday Times)

Vanunu divonis tahanan rumah

Dia ingin ke Norwegia tinggal bareng istrinya.





comments powered by Disqus

Rubrik wawancara Terbaru

I protect the Jewish community because it is a minority

"The link of the Tunisian Jews with Tunisia is very strong. Tunisia is known for its tolerance, Jews and Muslims have always coexisted together," said Elie Trabelsi.

07 Agustus 2018

TERSOHOR