wawancara

Moti Kahana (1)

Saya tidak cuma menolong orang Yahudi

Moti Kahana telah mengevakuasi lusinan orang Yahudi dari Suriah.

04 Desember 2015 05:24

Penderitaan dialami warga sipil Suriah akibat perang meletup di negara itu telah memicu Moti Kahana, pengusaha Yahudi asal Amerika Serikat, melaksanakan misi kemanusiaan.

Dia membantu orang sipil Yahudi dan lainnya keluar dari Suriah. Dia mengaku dana dikeluarkan untuk evakuasi itu berasal dari kocek sendiri. "Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak cuma membantu orang Yahudi," katanya.

Berikut penjelasan Moti Kahana kepada Faisal Assegaf dari Albalad.co saat dihubungi melalui WhatsApp pekan lalu.

Kenapa Anda berinisiatif menolong warga sipil Suriah keluar dari medan perang?

Itu perbuatan benar mesti dilakukan.

Apakah karena Anda pernah punya pengalaman dengan Holocaust?

Ya, benar. Pihak keluarga dari ayah saya banyak yang terbunuh dalam Holocaust.

Berapa keluarga Yahudi sudah Anda evakuasi dari Suriah?

Saya tidak hanya menolong orang Yahudi. Saya juga membantu warga muslim dan lainnya.

Jadi berapa orang Yahudi sudah Anda selamatkan?

Lebih dari sepuluh dan kurang dari seratus. Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak cuma membantu orang Yahudi. Keluarga Yahudi terakhir saya selamatkan berasal dari Aleppo.

Di mana saja mereka tadinya tinggal di Suriah?

Saya tidak bisa menyebutkan di mana tempat tinggal mereka.

Berapa jumlah orang Yahudi di Suriah sebelum pecah perang pada 2011?

Kurang dari seratus.

Bagaimana Anda bisa menemukan orang Yahudi di Suriah?

Saya terlalu ahli untuk pekerjaan itu. Saya memiliki orang-orang saya di sana. Mereka tidak dibayar.

Sekali evakuasi berapa dana Anda gelontorkan?

Sekitar US$ 10 ribu untuk membayar tiker penerbangan, hotel, dan sebagainya.

Berapa jumlah dana telah Anda keluarkan?

Lebih dari US$ 100 ribu hingga kurang dari US$ 2 juta.

Apakah Anda mendapat donasi dari pihak lain?

Tidak, semua berasal dari kantong saya sendiri

Di mana sekarang orang-orang Yahudi telah Anda selamatkan dari Suriah?

Mereka semua kini tinggal di Israel.

Bagaimana perasaan orang-orang Yahudi itu karena harus meninggalkan Suriah?

Tentu saja mereka sebenarnya tidak mau keluar dari kampung halaman mereka. Semua itu mereka lakoni karena terpaksa.

Khalid Umar, the Secretary General of the Sudanese Congress Party, during a demonstration in Khartoum, Sudan. (Khalid Umar for Albalad.co)

This revolution driven by the demands of the Sudanese people

"It is always the right time to claim your freedom and dignity," said one of the leader of the opposition group.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

Sheikh Dr. Abdul Aziz bin Abdul Rahman al-Thani, the Chairman of the Supervisory Board of Humanitarian Fund INSANIA Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

We have provided hundreds of million dollars for humanitarian in Indonesia

INSANIA will build many schools in Indonesia every year.

Marzuq Mashaan al-Utaibi has just launched a revolution against Al Saud regime in Saudi Arabia by establishing the national Mobilization Movement. (Albalad.co)

We will remove Al Saud regime

"We are considering few months to a year to achieve this goal," said Marzuq.





comments powered by Disqus

Rubrik wawancara Terbaru

This revolution driven by the demands of the Sudanese people

"It is always the right time to claim your freedom and dignity," said one of the leader of the opposition group.

19 Januari 2019

TERSOHOR