wawancara

Benjamin Verbrugge (1)

Ada dua ribu orang Indonesia berdarah Yahudi

Menurut Benjamin Verbrugge, komunitas Yahudi tersebar merata di Indonesia.

30 Januari 2015 11:19

Jangan pernah membayangkan wajah-wajah keturunan Yahudi itu seperti orang-orang Israel. Paras mereka seperti orang Indonesia kebanyakan. Bahkan logatnya pun ada yang Jawa dan Manado.

Setidaknya gambaran itu tampak saat Albalad.co bertemu Benjamin Verbrugge, Yokhanan Eliahu, dan Yobbi Ensel pada Oktober 2011 di kediaman seorang keturunan Yahudi di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Ada satu orang lagi, perempuan asli Batak, Marlina Rosdiana Van der Stoop, memeluk agama Yahudi setelah menikah dengan warga Belanda keturunan Yahudi.

Mereka ini tergabung dalam organisasi keturunan Yahudi bernama the United Indonesian Jewish Community (UIJC). Organisasi ini sudah dibentuk sejak 2009 tapi baru diresmikan Oktober 2010. UIJC ini dipimpin oleh Benjamin Verbrugge.

“Kami ingin merangkul semua keturunan Yahudi dari berbagai aliran untuk kembali ke akar,” kata Benjamin Verbrugge. Dia tidak mempermasalahkan apakah mereka mau kembali ke agama Yahudi atau tidak. “Kami sangat mencintai orang-orang sedarah karena mereka adalah keluarga kami, turunan dari bapak leluhur kami, Abrahm, Ishak, dan Yaakov.”

Berikut penuturan Verbrugge kepada Faisal Assegaf:

Kapan UIJC dibentuk?

Sebenarnya sudah diatur dari 2009 tapi baru bisa diresmikan pada 23 Oktober 2010. Keberadaan komunitas Yahudi ini sudah ada sejak 2003.

Apa maksud pendirian organisasi ini?

Sebagai orang Yahudi harus menjaga tiga hal: Pertama, Tuhan benar, Tuhan hidup, yakni Hashem (Tuhannya bangsa Israel). Hashem mengharapkan umat pilihannya bisa menjadi berkat untuk seluruh dunia. Kami tidak menyesal tercerai-berai di seluruh dunia karena kami harus menjadi berkat bagi siapa saja. Kedua, Torah. Makin kami pelajari kami tahu menjadi Yahudi itu bukan sebuah kebanggaan, tapi membagi hidup kepada tiap agama, bangsa mau menerima kami. Ketiga, saudara. Kami harus mencintai saudara sedarah, seagama.

Di mana kantor pusat UIJC?

Kami nggak perlu kantor pusat. Kantor pusat kami ada di surga.

Berapa anggotanya?

Saat dibentuk pertama kali terdata 99 orang dewasa tapi sekarang mulai berkembang. Kita tahu turunan Yahudi di Indonesia mendekati dua ribu orang. Yang sudah terdeteksi 500-an, tapi yang sudah bergabung dan mau berdoa sesuai akarnya ada 250 orang.

Di daerah mana paling banyak komunitas Yahudi?

Saya rasa agak seimbang, tersebar hampir di seluruh Indonesia. Bahkan ada di Padang dan Aceh. Manado mempunyai potensi sampai 800 orang dan di Jakarta saya perkirakan lebih dari 200 orang.

Ada berapa sinagoge?

Secara resmi hanya ada sinagoge Beit Hashem di Surabaya dan itu sudah ditutup oleh pihak tertentu. Sebenarnya komunitas Yahudi itu idealnya harus memiliki sinagoge, tapi kami punya satu pandangan: seorang ayah dalam satu keluarga adalah rabbi. Ternyata orang Yahudi bisa berdoa langsung kepada Hashem (Tuhan) tanpa harus bergantung pada sinagoge atau rabbi. Jadi rumah itu adalah sinagoge buat mereka.

Bagaimana dengan sinagoge di Manado?

Marlina Van der Stoop mendonasikan satu sinagoge untuk komunitas Yahudi seluruh Indonesia, khususnya di Manado. Tapi rupanya berjalan berbeda. Saya tidak bisa mengomentari hal itu.

Apa nama sinagoge di Manado?

Dulu namanya Beit Hashem, sudah lengkap dengan akta notaris. Kemudian nama itu diubah menjadi sinagoge O’Hel Yaakov. Saya tidak mau banyak berkomentar dan kami melihat komunitas Yahudi di situ tidak begitu bertambah. Ada satu grup lagi di Manado. Mereka ini turunan Yahudi Sephardi. Mereka ini turunan keempat, kelima, bahkan keenam. Nama mereka sudah diubah ke nama lokal. Kelompok ini termasuk cabang Yudaisme Liberal dipimpin oleh Yobbi Ensel. Dia memimpin 30 orang dewasa.

Jadi siapa Yaakov Baruch, apakah dia turunan Yahudi palsu?

Saya tidak bisa omong begitu karena tiap orang mempunyai misi masing-masing. Saya pernah berdiskusi dengan beliau dan kami memiliki sedikit perbedaan dalam visi dan misi. Karena itu, saya menghormati dia, dia menghormati misi kami. Dia bilang berafiliasi dengan Yahudi tradisional.

Bagaimana Anda bisa memastikan seseorang itu berdarah Yahudi atau bukan?

Ciri-ciri orang Yahudi bisa berkumpul adalah darah mereka itu membuat mereka gelisah dan bertanya-tanya, "Kok ada perasaan Ibrani dalam diri saya." Mereka langsung mencari silsilah keluarga mereka dan menemukan ada yang keturunan Yahudi dari garis ibu, garis bapak. Kami tidak bisa memaksa mereka kembali ke akar (agama Yahudi).

Apakah yang diakui dari garis ibu?

Ada dua pandangan. Yahudi ortodoks mengakui garis keturunan ibu dan bapak, maksudnya bapak memiliki ibu berdarah Yahudi. Tapi Yudaisme bukan hanya ortodoks, ada aliran lebih modern. Reformasi humanistik mengakui keturunan dari garis bapak.

Dari mana saja keturunan Yahudi Indonesia berasal?

Ada Yahudi Ashkenazi (dari Eropa) dan Yahudi Sephardi (TImur Tengah).

Apakah Anda sudah berani terbuka kepada tetangga Anda keturunan Yahudi?

Kami ingin berdampak dan bukan ingin terkenal. Rabbi kami yang agung (kami tidak bisa sebutkan namanya) mengajarkan kalau kami melakukan sesuatu biar kami dan Hashem saja tahu. Orang lain tidak perlu tahu. Kalau perlu nama kami tidak usah disebut.

Berapa rabbi menjadi mentor dalam UIJC?

Kami punya lebih dari enam rabbi, mulai dari aliran tradisional, liberal, humanistik, sampai sekuler (tertawa). Mereka berasal dari Israel dan Amerika Serikat. Kami hanya bekerja sama dengan rabbi mengajarkan dua hal, yaitu kami bisa memperbaiki dunia dan membawa orang akan memberi berkat baru. Dalam waktu dekat kami akan meresmikan lima rabbi lokal.

Apakah nantinya Anda ingin Yahudi diakui sebagai agama resmi di Indonesia?

Tuhan akan kasih tahu kapan kami harus lakukan itu.

Apakah UIJC masuk dalam jaringan organisasi Yahudi internasional?

Kami tidak bisa mengungkapkan soal itu. Yang pasti kami datang bukan untuk merusak. Tuhan kami adalah Tuhan hidup. Tuhan kami mau semua bangsa datang kepada Dia dan selamat.

Organisasi ini dapat sokongan dana dari mana?

Sementara ini swadaya. Tuhan kami mengajarkan kami bukan pengemis. Kalau mereka mau datang memberikan silakan.

Marzuq Mashaan al-Utaibi has just launched a revolution against Al Saud regime in Saudi Arabia by establishing the national Mobilization Movement. (Albalad.co)

We will remove Al Saud regime

"We are considering few months to a year to achieve this goal," said Marzuq.

Tiina Jauhiainen and Sheikha Latifa, the daughter of Dubai Emir Sheikh Muhammad bin Rashid al-Maktoum, were in her escape from UAE on February 24th, 2018. (Tiina Jauhiainen for Albalad.co)

Sheikha Latifa tried to escape because she wants to have a normal life

Tiina was detained in a secret prison for two weeks because she helped the daughter of Dubai emir to escape from her country.

Elie Trabelsi, a Tunisian Jews politician. (Elie Trabelsi for Albalad.co)

I protect the Jewish community because it is a minority

"The link of the Tunisian Jews with Tunisia is very strong. Tunisia is known for its tolerance, Jews and Muslims have always coexisted together," said Elie Trabelsi.

Adolf bin Prince Faisal bin Turki bin Abdullah al-Saud. (Albalad.co)

I want to get my status as the son of a Saudi prince

Adolf will go to the European Highest Court in Brussels to prove he is the son of Prince Faisal bin Turki from Saudi Arabia.





comments powered by Disqus