bisnis

Mantan PM Qatar beli saham jaringan ritel Spanyol senilai Rp 14,7 triliun

Ini penjualan pertama saham El Corte Ingles kepada investor asing.

14 Juli 2015 15:32

Jaringan ritel asal Spanyol El Corte Ingles telah menjual sepuluh persen sahamnya senilai US$ 1,1 miliar atau kini setara Rp 14,7 triliun kepada mantan Perdana Menteri Qatar Syekh Jasim bin Jabir ats-Tsani. Ini pertama kalinya perusahaan ritel menjual makanan, pakaian, dan perabotan rumah tangga itu melepas saham ke investor asing.

El Corte Ingles - dalam bahasa Spanyol berarti rumah tangga - menjelaskan dalam pernyataan tertulis, itu merupakan pembelian strategis oleh pemodal baru. Syekh Jasim akan mendapat posisi dalam dewan direksi.

Saham mayoritas di jaringan pusat belanja itu masih dimiliki keturunan Ramon Aceres, membangun El Corte Ingles pada 1930-an dan akhirnya menjadi salah satu ritel terbesar di Eropa.

Selain berfokus pada sektor rumah tangga, El Corte Ingles juga menjalankan bisnis di beragam bidang, termasuk asuransi, teknologi informasi, serta pemesanan tiket perjalanan, konser, dan bioskop.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Perusahaan-perusahaan terdaftar dalam bursa paralel Nomu, diluncurkan di Arab Saudi pada 26 Februari 2017. (Supplied)

Investor UEA tanam modal di perusahaan teknologi keuangan asal Israel

Tapi Al-Balusyi tidak memberitahu berapa nilai investasi atau persentase saham dia kuasai di Fintica.

Semangkuk es krim Berlian Hitam dijual seharga Rp 10,5 juta. Es krim ini djual di kedai Scoopi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (www.arabianbusiness.com)

Bursa Berlian Dubai jalin kerjasama dengan Bursa Berlian Israel

Nilai ekspor berlian Israel pada 2003 sebesar US$ 3,6 miliar tahun lalu meningkat menjadi US$ 23 miliar. 

Bandar Udara Internasional Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Abu Dhabi Investment Office akan buka kantor di Tel Aviv

Itu bakal menjadi kantor pertama ADIO di luar UEA.





comments powered by Disqus