kabar

10 hari pertama Ramadan, Masjid Al-Haram kebanjiran delapan juta jamaah

Mereka diangkut menggunakan 38 ribu kendaraan.

30 Juni 2015 09:26

Direktur Jenderal Haji dan Umrah Arab Saudi Salah Saqr bilang sebanyak delapan juta jamaah mengunjungi Masjid Al-Haram selama sepuluh hari pertama Ramadan. Angka ini naik 49 persen ketimbang periode serupa tahun lalu.

Dia menjelaskan jumlah itu diangkut oleh 38 ribu kendaraan atau seperempat lebih banyak dibanding tahun lalu. Delapan tempat pemberhentian sudah disiapkan buat mengangkut jamaah ingin beribadah di Masjid Al-Haram.

Sebanyak 4,7 juta jamaah diangkut dari Ajyad, 8.632 dari Bab Ali, 2.208 dari Jabal al-Kabah, 4.874 dari Gerbang Raja Abdul Aziz, 2.169 dari Jarul, 7.993 dari Ajyad as-Sad, 1,12 juta melalui Syuab Amir, dan 148.410 lewat Riya Bakhs.

Saqr mengatakan Komite Haji Pusat diketuai Pangeran Faisal sudah menyetujui rencana transportasi tahun ini. Rancangan ini bertujuan mengangkut 25 juta jamaah pulang pergi Masjid Al-Haram.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.

Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi, salah satu imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi larang imam Masjid Al-Haram berdakwah

Arab Saudi bulan lalu menangkap Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, juga salah satu imam Masjid Al-Haram.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

MUI kutuk penangkapan imam Masjid Al-Haram

"Tidak sedikit ulama atau tokoh menghindar untuk menyuarakan kebenaran ini karena takut menerima risiko," ujar Muhyiddin.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.

10 Desember 2018

TERSOHOR